Polisi mengamankan dua pelajar SMA yang jualan minuman keras di Garut
Sabtu, 18 Apr 2026, 15:40 WIBGarut -- Kepolisian Resor Garut mengamankan dua pelajar SMA karena dilaporkan menjual minuman keras di Kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut, Jawa Barat, yang selanjutnya dilakukan pembinaan dan menyatakan berjanji tidak akan mengulangi perbuatan tersebut.
"Kita sudah panggil orang tua, juga gurunya untuk sama-sama melakukan pengawasan dan pembinaan ke depan," kata Kepala Polsek Cibatu AKP Amirudin Latif di Garut, Jumat.
Ia menuturkan, kepolisian mendapatkan informasi adanya penjualan minuman keras yang diketahui penjualnya merupakan dua pelajar salah satu SMA di Garut.
Ketika diamankan, kata dia, kedua pelajar itu mengaku membeli minuman keras di pasar daring, kemudian dijual kembali dengan cara daring dan dari penjualan tersebut mendapatkan keuntungan.
"Dia belanja harga Rp20 (ribu), dijual Rp50 (ribu) dan jualannya juga 'online'," katanya.
Ia menyampaikan, kasus yang melibatkan pelajar atau masih di bawah umur itu dilakukan tindakannya dengan cara humanis kemudian musyawarah dan pembinaan terhadap dua pelajar tersebut.
Kepolisian memanggil pihak sekolah dan juga orang tua dari pelajar tersebut kemudian membuat surat pernyataan yang berisi komitmen untuk tidak lagi melakukan kegiatan jual beli minuman keras.
"Kami mengedepankan pembinaan dengan melibatkan orang tua serta unsur pemerintahan setempat agar ada pengawasan dan tanggung jawab bersama dalam membina anak-anak," katanya.
Ia menyampaikan, usai menjalani pembinaan dan perjanjian, maka dua pelajar tersebut diserahkan kembali kepada orang tua masing-masing, dengan disaksikan tokoh masyarakat dan aparatur pemerintah desa.
Ia berharap tindakan yang dilakukan terhadap dua pelajar itu bisa memberikan efek jera dan peringatan bagi masyarakat, khususnya generasi muda untuk tidak membeli maupun menjual minuman beralkohol.
"Kami dari kepolisian terus komitmen memberantas peredaran minuman keras untuk menjaga kondusivitas wilayah," katanya.
Redaktur: Koran Jakarta
Penulis: Antara, Sujar
Berita Terkait:
-
Laga Penentu di Liga Champions: Dortmund Cari Kebangkitan, Villarreal Buru Asa Terakhir
-
Studi: Anak Bilingual Unggul Secara Akademik dan Lebih Baik dalam Memecahkan Masalah
-
Villarreal Incar Roony Bardghji, Barcelona Hadapi Dilema Jelang Bursa Transfer Januari
-
Pemusnahan Minuman Keras Menjelang Lebaran
-
Wamentan Pastikan Stok Beras Nasional Aman, Distribusi SPHP Terus Digenjot
-
Persiapan Upacara Jumeneng Raja Solo
-
BGN: Program MBG Telah Menjangkau 7.000 Anak di Manokwari Selatan
Solok dan Tanah Datar Sepakat Jaga Kondusivitas Perbatasan, Keamanan dan Pembangunan Jadi Prioritas.
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.