- Home
-
- Luar Negeri
-
- Khawatir Kesepakatan Kanda...
Khawatir Kesepakatan Kandas, Trump Ancam Ambil Paksa Uranium Iran
Sabtu, 18 Apr 2026, 23:40 WIBHAMILTON ko- Presiden Donald Trump memperingatkan bahwa Amerika Serikat akan mengambil âdebu nuklirâ, mengacu kepada stok uranium yang diperkaya, Iran dengan paksa jika tidak tercapai kesepakatan, sekaligus menegaskan tidak akan ada pungutan di Selat Hormuz.
âKami akan masuk ke Iran, dan kami akan mengambilnya bersama-sama, lalu membawanya kembali ke AS,âkata Trump kepada wartawan pada Jumat (17/4) dalam perjalanan kembali ke Pangkalan Gabungan Andrews di Maryland.
âJika kami tidak melakukannya, kami akan mendapatkannya dalam bentuk lain, bentuk yang jauh lebih tidak bersahabat,â sambungnya.
Saat ditanya apakah ia akan memperpanjang gencatan senjata atau melanjutkan serangan jika tidak ada kesepakatan yang tercapai pada Rabuâketika gencatan senjata dua minggu yang dimediasi Pakistan berakhirâTrump membuka kemungkinan dimulainya kembali serangan.
âMungkin saya tidak akan memperpanjangnya, tetapi blokade akan tetap ada. Namun mungkin saya tidak akan memperpanjangnya, jadi Anda memiliki blokade, dan sayangnya, kami harus mulai menjatuhkan bom lagi,â ucapnya.
Menanggapi klaim Iran bahwa masih ada perbedaan, Trump berkata: âMereka harus mengatakan sesuatu yang berbeda karena mereka punya pihak yang harus mereka layani. Saya hanya mengatakan apa adanya.â
Terkait kemungkinan pungutan di Selat Hormuz, Trump mengatakan: âTidak. Tidak mungkin.â
âPembatasannya adalah Anda tidak boleh memberlakukan pungutan. Tidak akan ada pungutan,â tambahnya. Ant/Anadolu
- uranium
Redaktur: Koran Jakarta
Penulis: Deri Henriawan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.