Selama Angleb 2026, Berikut 3 Pelabuhan Penumpang Terpadat di Pelindo Multi Terminal
Jumat, 17 Apr 2026, 15:45 WIBJAKARTA â Mobilitas masyarakat yang menggunakan transportasi laut melalui terminal penumpang yang dikelola PT Pelindo Multi Terminal (SPMT), Subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang operasional terminal nonpetikemas, tercatat meningkat selama masa Angkutan Lebaran 2026.
VP Komunikasi Korporasi Pelindo Multi Terminal, Farid Chairmawan menjelaskan bahwa selama periode Angkutan Lebaran 2026, perusahaan mengelola 15 terminal penumpang yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, meliputi Sumatera, Jawa, Nusa Tenggara, Kalimantan, hingga Sulawesi.
âMomentum libur lebaran identik dengan mobilitas masyarakat yang tinggi. Karena itu kami memastikan kesiapan operasional di seluruh terminal penumpang berjalan optimal, didukung koordinasi lintas stakeholders, serta penguatan layanan di lapangan. Upaya ini kami lakukan untuk menghadirkan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan berkesan bagi setiap penumpang,â kata Farid dalam keterangan tertulisnya, Jumat (17/4).
Selama periode H-15 hingga H+15 atau 6 Maret hingga 5 April 2026, Pelindo Multi Terminal mencatat total pergerakan penumpang sebanyak 1.129.281 orang. Angka ini naik 14,83 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya yang mencapai 983.454 orang.
Puncak arus mudik terjadi pada H-2 (19 Maret 2026) dengan jumlah penumpang sebanyak 53.595 orang, sementara puncak arus balik tertinggi tercatat pada H+8 (29 Maret 2026) dengan 61.774 orang.
Dari total trafik tersebut, terdapat tiga terminal penumpang dengan aktivitas terpadat selama periode Angkutan Lebaran 2026. Tanjung Balai Karimun mencatat pergerakan jumlah penumpang sebanyak 268.777 orang, disusul Terminal Gapura Surya Nusantara (GSN) yang berada di kawasan Pelabuhan Tanjung Perak dengan 267.678 orang, serta Tanjungpinang sebanyak 263.675 orang.Â
Di tengah tingginya mobilitas tersebut, Pelindo Multi Terminal berharap setiap perjalanan yang dilalui masyarakat tidak sekadar menjadi perpindahan dari satu tempat ke tempat lain, tetapi juga menjadi bagian dari momen berharga untuk kembali bertemu dan berbagi kebahagiaan bersama keluarga.
"Dengan layanan yang terus ditingkatkan, perusahaan berkomitmen untuk hadir sebagai bagian dari perjalanan itu dengan menghubungkan jarak, menjaga kenyamanan, dan memastikan setiap langkah pulang berlangsung dengan aman dan penuh makna," tutupnya.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Mohammad Zaki Alatas
Berita Terkait:
-
Hadapi Arus Mudik Lebaran, Dermaga Samarinda Pastikan Kelaikan Kapal-kapal Angkutan Sungai
-
Antisipasi Penumpukan di Merak Bakauheni, Kemenhub Terapkan Delaying System hingga Pembagian Pelabuhan
-
Dishub Jaksel Uji Kelaikan Bus di Terminal Lebak Bulus Jelang Lebaran
-
PT KAI Jakarta: 583 Ribu Tiket Terjual untuk Masa Angkutan Lebaran 2026
-
Masyarakat Perlu Benar-benar Berhati-hati atas Virus Nipah karena Belum Ada Obatnya
-
Pemeriksaan kelaikan angkutan umum Lebaran
-
8 Bus AKAP Tak Laik Jalan di Terminal Lebak Bulus Dilarang Beroperasi
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.