Hadapi Musim Kemarau, Dinas Pertanian Lebak Siapkan 201 Pompa Air Antisipasi Kekeringan

Jumat, 31 Jul 2026, 09:06 WIB

LEBAK - ‎Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Lebak, Banten, menyiapkan 201 unit pompa air sebagai langkah menghadapi ancaman kekeringan saat musim kemarau agar lahan pertanian tetap menghasilkan bahan pangan.

‎"Kami berharap dengan pompa air itu tanaman padi di areal persawahan dapat tetap terairi sehingga produksi bahan pangan beras terjaga," kata Kepala Bidang Produksi Distan Kabupaten Lebak Dodi Hermawan dalam keterangan di Lebak, Jumat.

Ket. Foto: Tanaman padi di Kelompok Tani Sukabungah Desa Tambakbaya Kabupaten Lebak, Banten tumbuh subur dan dipastikan panen akhir Agustus 2026, karena memanfaatkan penggunaan pompa air untuk mengantisipasi kekeringan pada musim kemarau panjang. — Sumber: ANTARA

Berdasarkan data, areal tanaman padi di Kabupaten Lebak yang terancam mengalami kekeringan seluas 294 hektare tersebar di sejumlah kecamatan di daerah itu.

Tanaman padi itu usia tanam antara 30 sampai 65 hari setelah tanam, sehingga harus terjaga pasokan air agar menghasilkan bahan pangan.

‎Karena itu, pihaknya menyiapkan 201 unit pompa air yang kini sudah berada di kelompok - kelompok tani untuk mengatasi kekeringan tersebut.

‎"Kami minta petani agar memanfaatkan pompa air itu agar menghasilkan bahan pangan dan peningkatan ekonomi," katanya menjelaskan.

‎Dodi mengatakan pengalaman menghadapi kemarau panjang yang terjadi di Kabupaten Lebak beberapa tahun lalu penggunaan pompa air solusi untuk memenuhi ketersediaan air yang bisa menghasilkan bahan pangan.

‎Saat ini banyak kelompok tani yang mendapatkan bantuan alat dan mesin pertanian di antaranya pompa air dari Kementerian Pertanian (Kementan), pemerintah kabupaten dan pemerintah provinsi.

Penyaluran pompa air itu agar petani mampu meningkatkan produktivitas menghadapi ancaman musim kemarau tersebut.

Sejauh ini, kata dia, luas tambah tanam (LTT) di Kabupaten Lebak dari Januari sampai Juni 2026 seluas 74.762 hektare dan dipastikan produksi pangan terjaga saat musim kemarau.

‎"Kami lega penggunaan pompa air sebagai solusi langkah antisipasi mitigasi kekeringan, sehingga tetap mewujudkan swasembada pangan di musim kemarau," katanya.

‎Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Desa Tambakbaya Kabupaten Lebak Ruhiana mengatakan, pihaknya saat ini tanaman padi seluas 150 hektare di wilayahnya dipastikan panen akhir Agustus 2026.

‎Saat ini, pihaknya menggunakan pompa air dengan menyedot air permukaan sungai juga ada pompa yang menyedot air bawah tanah, sehingga dapat mengaliri sawah.

‎"Kami sudah biasa menghadapi musim kemarau menggunakan pompa air," katanya.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Tinggalkan Cara Lama! UMKM Papua Dipaksa Naik Kelas Lewat Jurus Digital BI!

Ekspedisi Patriot Gebrak di Kawasan Transmigrasi Simeulue, Budi Daya Ikan Dibidik Jadi Mesin Ekonomi

Omzet UMKM di KKI 2026 Tembus Rp144,2 Miliar, Produk Lokal Makin Menggigit

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

Jalan-Jalan Makin Nyaman, Bogor Siapkan Bus Listrik untuk Rute Wisata

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

Ini 8 Penyebab AC Mobil Anda Tak Dingin, Simak Cara Mengatasinya!

Brasil Desak PBB Gelar Sidang Luar Biasa, Dunia Sudah Lelah dengan Konflik Global

Wamenekraf Tegaskan Desainer Harus Kuasai AI hingga Bisnis di Masa Depan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.