- Home
-
- Megapolitan
-
- 6,98 Ton Ikan Sapu-sapu Te...
6,98 Ton Ikan Sapu-sapu Tertangkap dari Operasi Lima Wilayah di DKI Jakarta
Jumat, 17 Apr 2026, 16:55 WIBJAKARTA - Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta Hasudungan Sidabalok menyebutkan sebanyak 6,98 ton ikan sapu-sapu sudah ditangkap dalam kegiatan serentak operasi penangkapan ikan tersebut di lima wilayah Jakarta.
âKegiatan operasi penangkapan ikan sapu-sapu telah dilaksanakan secara serentak oleh lima wilayah kota pada 17 April pukul 07.30 sampai 11.00 WIB. Hasil tangkapan ikan yang diperoleh mencapai 6,98 ton,â kata Hasudungan di Jakarta, Jumat (17/4).
Ia merinci ikan sapu-sapu yang ditangkap di kawasan Jakarta Utara sebanyak 545 ekor atau 271 kilogram.
Penangkapan ikan sapu-sapu di Jakarta Utara meliputi saluran penghubung (PHB) RW 06 Kelurahan Kepala Gading Barat, Kecamatan Kelapa Gading.
Untuk wilayah Jakarta Barat ditangkap di Kali Anak TSI, Kelurahan Duri Kosambi, Cengkareng sebanyak 71 ekor atau 17 kilogram.
Kemudian penangkapan ikan sapu-sapu di Jakarta Pusat dilakukan di tujuh titik kecamatan dan diperoleh sebanyak 536 ekor atau 565 kilogram.
Penangkapan ikan sapu-sapu di Jakarta Selatan dilakukan di Pintu Air Outlet Setu Babakan, Kelurahan Srengseng Sawah, Kecamatan Jagakarsa. Sebanyak 63.600 ekor ikan sapu-sapu atau 5.300 kilogram ditangkap di wilayah ini.
Terakhir di Jakarta Timur, penangkapan ikan sapu-sapu dilakukan di 10 titik kecamatan dan memperoleh 4.128 ekor atau 825,5 kilogram.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo berencana membentuk petugas Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) khusus untuk menangkap dan mengatasi ikan sapu-sapu di perairan ibu kota.
Langkah ini diambil menyusul dominasi ikan sapu-sapu yang dinilai telah mengganggu ekosistem sungai dan saluran air di Jakarta.
Pramono menilai penanganan ikan sapu-sapu tidak bisa hanya dilakukan secara seremonial. Ia ingin penanganan ikan tersebut berkelanjutan dengan melibatkan personel khusus di lapangan.
Ia menilai keberadaan ikan sapu-sapu yang semakin masif perlu ditangani secara serius karena bersifat invasif dan merusak ekosistem.
Selain memangsa telur ikan lain, ikan ini juga dinilai dapat merusak tanggul atau turap yang ada di pinggir sungai. Hal itu dikarenakan ikan sapu-sapu kerap membuat lubang sebagai sarang.
- DKI Jakarta
- Ikan Sapu-sapu
- Operasi Penangkapan
Redaktur: Sriyono
Penulis: Sriyono
Berita Terkait:
-
Pemerintah Dorong Water Taxi Bali, ASDP Perkuat Integrasi Antarmoda Nasional
-
Arsenal Pantau Endrick, Arteta Siapkan Perombakan Lini Serang
-
DKI Jakarta rencanakan bentuk PJLP khusus tangani ikan sapu-sapu
-
Pelaku Penembakan Hadapi Dakwaan Percobaan Pembunuhan Presiden Trump
-
Jakarta Darurat Biota Air: Pemprov DKI Gelar Operasi Penangkapan Ikan Sapu-Sapu
-
Nestle Indonesia Perluas Jaringan Nestlé Waste Station ke Alfamart untuk Perkuat Ekonomi Sirkular
-
Manfaat Ikan Sapu-Sapu dan Kandungan Gizinya
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.