Robot-robot Buatan Tiongkok Percepat Ekspansi di Pasar ASEAN

Minggu, 20 Sep 2026, 10:40 WIB

Robot-robot buatan Tiongkok yang khusus dirancang untuk aplikasi praktis, seperti layanan dan pertanian, semakin menarik perhatian negara-negara anggota Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN).

Seperti dilaporkan Bastille Post, China-ASEAN Expo ke-23 yang berlangsung dari tanggal 17 hingga 21 September di Nanning, ibu kota Daerah Otonomi Guangxi Zhuang di Tiongkok selatan, telah menyoroti teknologi dan aplikasi AI mutakhir.

Ket. Foto: Seorang gadis berbicara dengan robot humanoid di Pameran China-ASEAN ke-23 di Nanning, Daerah Otonom Guangxi Zhuang, Tiongkok selatan, 19 September 2026. — Sumber: People/Xinhua

Dengan tema "Peluang CAFTA 3.0, Kehidupan yang Lebih Baik," acara ini telah menarik lebih dari 3.400 perusahaan dari lebih dari 70 negara dan wilayah untuk berpartisipasi, dan menyediakan platform yang bagus bagi perusahaan-perusahaan Tiongkok untuk menjalin koneksi dengan pembeli dari negara-negara ASEAN.

Seiring perkembangan teknologi, robot-robot Tiongkok berevolusi dari sekadar menarik secara visual menjadi benar-benar bermanfaat dan praktis, serta secara bertahap menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat.

Produk AI yang berorientasi pada aplikasi semacam itu telah menarik banyak pengunjung dari negara-negara ASEAN.

"Saya pernah bekerja di bidang manufaktur. Hal yang paling membuat saya terkesan adalah robot yang melayani saya. Jadi, ini sesuatu yang baru. Robot ini telah menjadi pelayan di toko kami," kata seorang peserta pameran dari Malaysia.

Robot inspeksi pertanian, yang juga dipamerkan di acara ini, dapat mendeteksi penyakit dan hama secara akurat, termasuk jamur abu-abu dan kutu daun, sekaligus menilai pertumbuhan tanaman dan mengidentifikasi tanda-tanda kekurangan air.

"Saat ini kami telah mengembangkan lebih dari 14 model pertumbuhan tanaman yang disesuaikan untuk negara-negara ASEAN, meliputi karet, durian, kelapa sawit, nanas, dan pisang. Kami membantu mitra kami membangun model-model ini dan memperkenalkan peralatan dan perangkat pintar, dengan tujuan meningkatkan hasil panen dan meningkatkan kualitas produk semaksimal mungkin," kata Li Nan, pendiri Maimai Technology Group.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Lili Lestari

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.