Progres Pengadaan Tanah 90 Persen, Tol Pekanbaru–Rengat Siap Genjot Konektivitas Sumatera

Kamis, 16 Apr 2026, 19:25 WIB

PEKANBARU – Penyelesaian pengadaan tanah menjadi salah satu faktor penentu utama keberhasilan proyek jalan tol, karena proses ini secara langsung memengaruhi jadwal konstruksi, biaya investasi, dan kepastian hukum.

Tanpa kepastian lahan, pembangunan infrastruktur strategis dapat mengalami keterlambatan yang berdampak pada meningkatnya cost overrun serta tertundanya manfaat ekonomi yang seharusnya segera dirasakan masyarakat, seperti efisiensi logistik dan konektivitas antarwilayah.

Ket. Foto: Pembangunan jalan tol lingkar Pekanbaru, yang merupakan bagian dari ruas Rengat–Pekanbaru dalam jaringan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS). — Sumber: ANTARA/HO-Hutama Karya

Dari sisi sosial, pengadaan tanah juga menyangkut kepentingan masyarakat terdampak yang harus mendapatkan kompensasi yang adil dan transparan.

Ketidakseimbangan dalam proses ini dapat memicu konflik agraria yang berlarut-larut, sehingga menghambat kelancaran proyek.

Oleh karena itu, pendekatan yang partisipatif dan akuntabel menjadi kunci untuk menjaga kepercayaan publik sekaligus mempercepat proses pembebasan lahan.

Dengan tata kelola yang baik, penyelesaian pengadaan tanah tidak hanya mempercepat pembangunan fisik jalan tol, tetapi juga memperkuat iklim investasi infrastruktur.

Hal ini penting untuk memastikan proyek strategis nasional dapat memberikan dampak ekonomi jangka panjang, termasuk peningkatan mobilitas, pertumbuhan kawasan baru, dan pemerataan pembangunan antarwilayah.

Dinas Pertanahan Kota Pekanbaru Provinsi Riau menyampaikan progres pengadaan tanah untuk proyek Tol Pekanbaru-Rengat telah mencapai 90 persen dengan sisanya masih dalam tahap penyelesaian.

Kepala Bidang Pengadaan dan Penataan Pertanahan Dinas Pertanahan Kota Pekanbaru, Aribudi Sunarko mengatakan kendala yang tersisa sebagian besar bersifat administratif, seperti perlunya perubahan peta bidang, kekurangan dokumen kependudukan seperti KTP, serta belum lengkapnya surat keterangan wilayah milik warga yang tanahnya akan diganti rugi negara.

"Meski demikian, permasalahan tersebut dinilai tidak mendasar," katanya di Pekanbaru, Kamis (16/4).

Dia mengatakan kelengkapan administrasi menjadi hal penting karena berkaitan dengan pencairan dana ganti kerugian melalui Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) di bawah Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Ketelitian diperlukan mengingat dana yang digunakan merupakan uang negara.

Dia menambahkan bahwa dalam lahan yang akan diganti rugi itu juga terdapat aset milik Pemkot Pekanbaru yakni lahan nursery (lahan pembibitan pohon) milik Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK). Sesuai ketentuan, penggantian aset pemerintah tidak dilakukan dalam bentuk uang.

"Melainkan, penggantian aset pemerintah dilakukan melalui mekanisme tukar guling atau penyediaan lahan pengganti," ucap Aribudi.

Sebagian lahan pengganti telah tersedia di sekitar lokasi nursery. Akan tetapi lanjutnya, masih terdapat sisa dana sekitar Rp3,5 miliar yang harus segera direalisasikan dalam bentuk pembelian lahan pengganti.

“Kami menargetkan dalam waktu dua pekan ke depan sudah dapat ditentukan lokasi lahan pengganti. Hal ini akan dikoordinasikan dengan wali kota karena menyangkut prioritas pengadaan tanah,” sebut Aribudi.

Diketahui Tol Pekanbaru-Rengat direncanakan dibangun sepanjang 206,67 kilometer menghubungkan wilayah Pekanbaru hingga Rengat di Kabupaten Indragiri Hulu.

Ini merupakan bagian dari Jalan Tol Lingkar Pekanbaru yang terhubung ke Tol Pekanbaru-Dumai dan Pekanbaru-XIII Koto Kampar.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Sungguh Mengenaskan Kabar Duka Ini! Hingga Sabtu Sore, 38 Orang Meninggal Dunia akibat Gempa M 7,7 di NTT

Terus Bertambah! Gempa Dahsyat Flores akibatkan 33 Orang Meninggal

Warga Prancis Dievakuasi dari Jalur Pendakian Gunung Rinjani

Merah Putih Sepanjang 2.026 Meter bakal Dibentangkan di Gunung Dempo

Ratusan Pendaki Bakal Rayakan HUT ke-81 RI di Puncak Gunung Kerinci

Tim SAR Evakuasi Tiga Korban Reruntuhan Bangunan Akibat Gempa NTT

HUT RI, Masuk Ancol Gratis Tanggal 17 Agustus 2026, Buruan Reservasi, Kuota Terbatas!

Penumpang KM Bukit Siguntang Ditemukan Tewas di Perairan Balikpapan

Kodam Udayana Bantu Evakuasi Warga NTT Terdampak Gempa M7,7

Gempa M7,7 Guncang Flores, Polda NTT Bentuk Command Center & Kerahkan Personel

Badan Geologi: Gempa M7,7 di Timur Laut Nagekeo Dipicu Sesar Naik Busur Belakang Flores

BTS Makin Populer di Amerika, Capai Rekor Tertinggi 46% Menurut Survei

PU Kerahkan Alat Berat, Pastikan Akses Jalan NTT Tetap Terbuka Pasca Gempa 7,7 Magnitudo

Apresiasi Puan soal RUU Perampasan Aset, Hardjuno: Partisipasi Publik Perkuat Legitimasi

BNPB: 14 Orang Meninggal Akibat Gempa M7,7 di NTT

Selena Gomez Digugat Lima Investor atas Dugaan Penipuan terkait Bisnis Kesehatan Mental

Deadpool dan Wolverine Menggoda akan Muncul dalam Avengers: Doomsday

Usai Umumkan Cast X-Men, Kevin Feige Pamer Kostum Baru Doctor Doom di D23

Pascagempa NTT, Sejumlah Penerbangan dari Kupang ke Flores Dibatalkan

Harga LPG Bright Gas Turun dari Rp220.000 Menjadi Rp218.000/Tabung Mulai 15 Agustus

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.