Armada Pertamina Sandar di Ampenan untuk Pasok 3 Ribu KL B40
Kamis, 16 Apr 2026, 10:24 WIBJAKARTA â Armada kapal tanker Pertamina Patra Niaga kembali sandar di Pelabuhan Ampenan, Nusa Tenggara Barat, dengan total muatan mencapai 6 ribu kiloliter (KL), terdiri atas 3 ribu KL Pertalite dan 3 ribu KL bahan bakar B40.
âSetiap kapal yang sandar di Ampenan memiliki peran strategis dalam memastikan energi tersedia secara tepat waktu dan merata,â ujar Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Kamis (16/4).
Kapal tanker Pertamina sandar di Pelabuhan Ampenan untuk memperkuat pasokan energi di wilayah NTB dan sekitarnya.
Pertalite dan B40 disalurkan guna memenuhi kebutuhan masyarakat, sektor transportasi, hingga aktivitas industri di wilayah selatan nusantara.
âMelalui armada yang beroperasi secara rutin, Pertamina Patra Niaga menjaga kesinambungan distribusi BBM agar kebutuhan masyarakat di wilayah selatan nusantara tetap terpenuhi,â ujarnya.
Kedatangan kapal tanker Transko Antasena ini menjadi bagian dari rantai distribusi energi nasional yang strategis, mengingat Ampenan merupakan salah satu simpul penting penyaluran BBM di kawasan Nusa Tenggara.
Dari terminal ini, pasokan energi selanjutnya didistribusikan ke berbagai kabupaten/kota di Pulau Lombok dan sekitarnya, untuk mendukung kebutuhan ribuan konsumen setiap harinya.
Roberth menyampaikan bahwa armada laut memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas pasokan energi nasional, khususnya di wilayah kepulauan yang bergantung pada distribusi melalui jalur laut.
Sebagai negara kepulauan, Indonesia mengandalkan kapal tanker sebagai penghubung distribusi energi antara terminal suplai dan wilayah yang tidak terjangkau jaringan pipa darat.
Di NTB, jalur laut menjadi sarana utama dalam memastikan keandalan pasokan energi, khususnya bagi pulau-pulau yang bergantung pada konektivitas maritim.
Dengan frekuensi pengiriman rutin yang mencapai lebih dari 30 voyage per bulan ke kawasan NTB, Pertamina Patra Niaga terus menjaga distribusi energi tetap berjalan secara aman, efisien, dan berkelanjutan, sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat dan pertumbuhan daerah.
Redaktur: Bambang Wijanarko
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Mataram Tambah Mesin Insinerator, Sampah 30 Ton per Hari Bisa Dimusnahkan.
-
Penerbangan Surabaya-Jember Kembali Dibuka di Bandara Notohadinegoro
-
Gubernur Khofifah Pastikan SPMB Jenjang SMA di Jatim Berjalan Lancar
-
Dimotori Bocah Ajaib Lamine Yamal, Generasi Baru Spanyol Siap Mengamuk di Piala Dunia 2026
-
AS Perketat Ekspor Cip AI Canggih
-
Pemkot Mataram Kaji Pengolahan Sampah Pasar Menjadi Biogas untuk Kurangi Beban TPA
-
Pertahanan Menjadi Kunci Persib Hattrick Juara Liga
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.