Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pelayanan bagi Warga yang Terdampak Banjir di Rancaekek Berjalan Optimal

25 Rabu, 15 Apr 2026, 23:27 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pelayanan bagi Warga yang Terdampak Banjir di Rancaekek Berjalan Optimal Pelayanan bagi Warga yang Terdampak Banjir di Rancaekek Berjalan Optimal Doc: Antara
Ket. Bupati Bandung, Jawa Barat, Dadang Supriatna saat meninjau kondisi banjir di Rancaekek, Kabupaten Bandung, pada Rabu (15/4/2026).

Bandung - Bupati Bandung, Jawa Barat, Dadang Supriatna memastikan pelayanan bagi warga terdampak banjir di Kecamatan Rancaekek berjalan optimal saat meninjau langsung lokasi terdampak di Desa Sukamanah.

Dadang saat meninjau kondisi banjir di Rancaekek, Rabu, menyebut kesiapan dapur umum dan layanan kesehatan bagi masyarakat harus berjalan optimal.

“Pelayanan kepada masyarakat harus berjalan optimal. Dapur umum dan tim kesehatan harus selalu siaga,” ujarnya.

Ia menegaskan, pemerintah daerah terus mengutamakan pemenuhan kebutuhan dasar warga, mulai dari logistik hingga layanan kesehatan selama masa tanggap darurat.

Dukungan dari pemerintah dan relawan juga terus mengalir untuk membantu warga terdampak banjir, termasuk melalui penyediaan dapur umum guna memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi.

Selain memastikan pelayanan, ia juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan masih berlangsung hingga akhir April berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

“Saya sudah mengingatkan ASN saat apel pagi bahwa kondisi ekstrem belum berakhir. BMKG juga memprediksi situasi ini berlangsung hingga akhir April,” katanya.

Dalam sepekan terakhir, banjir dilaporkan menggenangi 13 kecamatan di Kabupaten Bandung, disertai kejadian angin puting beliung di sejumlah wilayah mengakibatkan sekitar 65 rumah mengalami kerusakan akibat angin puting beliung dan memerlukan penanganan segera berdasarkan data sementara.

Merespons hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Bandung juga membentuk tim pentahelix yang melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah, masyarakat, dunia usaha, akademisi, hingga media.

Di sisi lain, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dijadwalkan akan meninjau sejumlah titik rawan banjir seperti Panyadap dan Bojong yang kerap mengalami jebol tanggul sungai.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Badai Austen Picu Blackout ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
MotoGP Australia di Phillip Island Dibatalkan akibat Cuaca Buruk, Marquez Gagal Perlebar Keunggulan

MotoGP Australia di Phillip Island Dibatalkan akibat Cuaca Buruk, Marquez Gagal Perlebar Keunggulan

25 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.