BMKG Peringatkan Kemarau Ekstrem akan Kepung Jawa Barat Lebih Awal

Selasa, 14 Apr 2026, 22:17 WIB

JAKARTA - BMKG Jawa Barat memperingatkan potensi kemarau ekstrem yang datang lebih awal. Kondisi ini diprediksi lebih kering dan berlangsung lebih panjang dari biasanya.

Sebagian besar wilayah Jawa Barat diperkirakan mulai memasuki musim kemarau sejak Mei 2026. Fenomena ini bahkan telah muncul sejak Maret di sejumlah wilayah utara.

Ket. Foto: — Sumber: Dokumen RRI Bone

"Sebanyak 56 persen wilayah di Jawa Barat diprediksi akan memasuki musim kemarau pada bulan Mei," kata Prakirawan BMKG Jawa Barat Vivi Indhira, Selasa, 14 April 2026. Ia menyampaikan kemarau disebut mulai terasa sejak Maret di Bekasi dan Karawang Utara.

Lalu meluas ke Subang serta Indramayu pada April 2026. Puncak kemarau diperkirakan terjadi pada Agustus dengan cakupan hingga 90 persen wilayah.

Kondisi ini menunjukkan tingkat kekeringan yang cukup ekstrem. Secara keseluruhan, sekitar 93 persen wilayah Jawa Barat diprediksi mengalami kondisi kering.

Sebagian kecil wilayah lainnya mencapai puncak kemarau pada Juli dan September 2026. Hanya dua persen wilayah yang memiliki pola musim berbeda.

Wilayah tersebut mencakup Kota Bogor, Bogor tengah, dan sebagian Sukabumi utara. BMKG Jawa Barat mengingatkan pentingnya langkah mitigasi sejak dini.

Upaya ini diperlukan untuk mencegah potensi krisis air bersih. Selain itu, kesiapsiagaan juga diperlukan menghadapi risiko kebakaran hutan dan lahan, untuk itu masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan. ils/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Ilham Sudrajat

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.