Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Meski Resilien, Ruang Fiskal APBN Mulai Hadapi Tekanan

📅 Senin, 13 Apr 2026, 01:15 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Meski Resilien, Ruang Fiskal APBN Mulai Hadapi Tekanan Doc: koran jakarta /ones
Ket. Sumber: Kemenkeu – Litbang KJ/and

>> Perkembangan defisit anggaran perlu dicermati karena realisasinya cenderung meningkat lebih cepat. 

>> Jika harga minyak dunia capai 105 dollar AS per barel dan rupiah berada di level 17 ribu rupiah, maka defisit APBN bisa menembus 3,6 persen.

SURABAYA - Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 dinilai masih memiliki daya tahan (resilien) di tengah lonjakan harga energi global. Kendati demikian, ruang fiskal Indonesia mulai menghadapi tekanan.

Guru Besar Universitas Airlangga Surabaya, Rahma Gafmi mengatakan resiliensi APBN itu sedang diuji sampai ke batasnya. Jika harga minyak bertahan di atas 90 dollar AS per barel dalam jangka panjang, pemerintah harus memilih antara menambah utang (melebarkan defisit) atau menaikkan harga BBM agar APBN tidak ‘jebol’,” kata Rahma kepada Antara, Minggu (12/4).

Dalam hal perkembangan defisit anggaran perlu dicermati karena realisasinya cenderung meningkat lebih cepat dari perkiraan awal tahun. Per Maret 2026, defisit APBN tercatat melonjak sekitar 240,1 triliun rupiah atau naik 140 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

Meski demikian, Rahma memandang pemerintah masih memiliki ruang untuk menjaga defisit tetap dalam batas aman, sejalan dengan target yang ditetapkan.

“Target awal pemerintah 2,68 persen terhadap PDB. Kita sebagai ekonom memperingatkan risiko defisit mendekati batas aman konstitusi di 3,0 persen jika harga minyak tidak segera melandai atau jika pemerintah tidak melakukan penyesuaian harga BBM,” katanya.

Meski APBN masih menunjukkan ketahanan, Rahma menggarisbawahi perlunya pengelolaan yang hati-hati di tengah ketidakpastian global saat ini.

Dengan dinamika harga energi yang fluktuatif dan tekanan geopolitik yang masih berlangsung, ia menekankan pentingnya respons kebijakan yang adaptif agar stabilitas fiskal tetap terjaga sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

“Menkeu Purbaya masih optimis bisa menjaga di bawah 3 persen, namun mulai muncul wacana mengenai kebutuhan Perppu jika kondisi geopolitik memburuk secara ekstrem untuk memberi ruang fiskal yang lebih lebar,” kata Rahma.

Bantalan Fiskal

Sebelumnya diberitakan, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemerintah tetap optimistis dapat menjaga defisit APBN 2026 di bawah 3 persen, atau sekitar 2,9 persen terhadap produk domestik bruto (PDB), meskipun harga minyak dunia meningkat.

Menurut dia, asumsi tersebut telah memperhitungkan skenario harga minyak mencapai 100 dollar AS per barel sepanjang tahun.

“Ini sudah kami hitung semua. Nanti bahkan dengan rata-rata (harga minyak dunia) 100 (dolar AS per barel) pun kami sudah kunci defisitnya di bawah 3 persen. Itu sekitar 2,9 persen. Jadi, nggak masalah,” kata Purbaya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Pemeriksaan Kondisi Lapanga...
Nasional
Serius Ada Cadangan Beras 4...
Megapolitan
BlokM Terus Dibenahi, Pelet...
Megapolitan
Harus Dipersiapkan Sejak Di...
Daerah
Sumsel United Siap Menghada...
Luar Negeri
Trump Minta Eropa Lepaskan ...

Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk Program Berani

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk...
Advertisement
7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.