Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Surga Raja Ampat Dikepung Api El Nino, Wisata Lumpuh dan Sumur Warga Jadi Asin

📅 Kamis, 15 Okt 2026, 17:40 WIB | Oleh:
Surga Raja Ampat Dikepung Api El Nino, Wisata Lumpuh dan Sumur Warga Jadi Asin Doc: ANTARA/HO
Ket. Kebakaran lahan di Pulau Dayan Bonder, Distrik Batanta Utara, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya.

JAKARTA - Kebakaran hutan dan lahan di Pulau Dayan Bonder, Distrik Batanta Utara, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya, meluas akibat kemarau berkepanjangan yang dipengaruhi fenomena El Nino.

Kebakaran berdampak pada kegiatan wisata, pertanian, dan ketersediaan air bersih warga.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat luas kebakaran mencapai 7,2 hektare pada awal September 2026.

Api kembali muncul di sejumlah titik pada akhir September setelah kebakaran pertama kali terlihat pada 2 September sekitar pukul 03.00 WIT.

Pemilik Batanta Paradise Homestay, Ketsya Kolomsusu, mengatakan tidak ada tamu yang menginap selama sekitar satu bulan karena wisatawan membatalkan kunjungan setelah mengetahui kebakaran.

“Untuk aktivitas wisata di laut memang tidak terganggu dengan asap kebakaran. Tapi, untuk tamu di homestay sudah tidak ada lagi selama satu bulan ini,” katanya.

Ketsya mengelola empat bungalo dan satu restoran bersama keluarganya. Usaha itu dikembangkan setelah suaminya, Hendrik Saleo, mengakses dana bergulir EcoFund dari Yayasan EcoNusa pada akhir 2024.

“Kami sangat butuh tamu,” ujarnya.

Kekeringan turut mengganggu pemenuhan kebutuhan air bersih. Sumur keluarga Ketsya berubah menjadi asin sehingga air untuk memasak harus diambil dari mata air di pulau seberang. Kondisi serupa dirasakan warga di Batanta Utara dan Batanta Selatan.

“Ini tidak pernah terjadi sebelumnya. Hampir enam bulan, hujan baru turun sekali,” kata Koordinator Wilayah Pulau Batanta Wilhemus Mayor.

Dampak kekeringan juga dirasakan petani di Kampung Wailebet, Distrik Batanta Selatan. Tanaman kakao warga mengalami kerusakan buah dan daun menguning.

BPBD Papua Barat Daya tiba di Pulau Dayan dua hari setelah kebakaran terdeteksi dan bertugas selama 14 hari. Warga serta pemilik homestay ikut membantu pemadaman. Yayasan EcoNusa mendukung upaya tersebut dengan menyediakan pompa air, selang pemadam, dan bahan bakar.

Kebakaran mengancam ekosistem Pulau Dayan, bagian dari ekosistem pendukung Hutan Lindung Pulau Batanta. Kawasan tersebut menjadi habitat berbagai satwa dan tumbuhan, termasuk kakatua raja, kuskus, matoa, dan kayu besi.

BMKG memperkirakan El Niño berlangsung hingga awal 2027 dan berpotensi memundurkan awal musim hujan di sejumlah wilayah Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Otomotif
Garda Oto Perkuat Layanan B...
Advertisement
Karhutla Bromo Memakan Korban Jiwa, Tiga Pahlawan Pemadam Gugur Saat Pertaruhkan Nyawa

Karhutla Bromo Memakan Korban Jiwa, Tiga Pahlawan Pemadam Gugur Saat Pertaruhkan Nyawa

15 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.