Mentan Serukan agar Kampus Perkuat Hilirisasi Pertanian Nasional

Minggu, 12 Apr 2026, 22:45 WIB

JAKARTA - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mendorong kampus menjadi motor inovasi pertanian nasional. Peran tersebut dinilai penting untuk meningkatkan nilai tambah dan daya saing produk.

Ia menegaskan hilirisasi pertanian harus diperkuat melalui kontribusi nyata perguruan tinggi. Langkah ini juga untuk memperkuat kemandirian dan ketahanan pangan nasional.

Ket. Foto: Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman — Sumber: Kementan

“Capaian stok beras nasional yang diproyeksikan menembus 5 juta ton harus diiringi peran aktif kampus,” kata Amran, Minggu (12/4).

Ia menekankan inovasi dan hilirisasi teknologi menjadi kunci keberlanjutan sektor pertanian.

Amran menyebut Indonesia telah mencapai swasembada sembilan pangan strategis. Capaian ini terjadi di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto dengan produksi pangan meningkat signifikan.

Ia mengungkapkan stok beras nasional diperkirakan mencapai 5 juta ton. Menurut dia, capaian tersebut belum pernah terjadi sejak Indonesia merdeka.

Peningkatan produksi membuat Indonesia tidak lagi bergantung pada impor beras. Dampaknya bahkan memengaruhi stabilitas harga pangan di pasar global.

Namun, Amran mengingatkan tantangan ke depan tidak hanya pada produksi. Hilirisasi dan pemanfaatan inovasi kampus harus dilakukan secara nyata.

Ia menilai riset kampus sudah kuat, tetapi lemah pada hilirisasi dan pemasaran. Karena itu, kampus didorong menghasilkan teknologi yang langsung digunakan masyarakat.

Pemerintah berharap kampus mampu memproduksi alat mesin pertanian secara mandiri. Termasuk pengembangan kendaraan listrik dan inovasi berbasis kebutuhan lapangan.

Amran mencontohkan pengembangan traktor perahu hasil inovasi ITS. Inovasi tersebut perlu disempurnakan dan diproduksi secara massal.

Pemerintah siap mendukung dan menyerap inovasi dalam negeri secara optimal. Syaratnya, kampus mampu menjaga kualitas dan konsistensi produksi.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas perguruan tinggi nasional. Seluruh kampus diminta bersatu untuk kepentingan bangsa.

Kementerian Pertanian mencatat sembilan komoditas strategis telah swasembada. Komoditas tersebut meliputi beras, gula, cabai, jagung, hingga daging ayam. ils/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Ilham Sudrajat

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.