- Home
-
- Luar Negeri
-
- PM Lebanon Telepon PM Paki...
PM Lebanon Telepon PM Pakistan Minta Bantuan Setop Serangan Israel
Jumat, 10 Apr 2026, 04:22 WIBMOSKOW, RUSSIA - Perdana Menteri Lebanon Nawaf Salam meminta Pakistan untuk mendukung upaya memastikan penghentian segera serangan Israel terhadap Beirut dan warga sipilnya.
Pernyataan itu disampaikan Kantor Perdana Menteri Lebanon, Kamis, menyusul percakapan telepon antara Salam dan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif.
"Sambil mengucapkan terima kasih kepada Perdana Menteri Shehbaz Sharif atas upaya perdamaiannya, Perdana Menteri Lebanon meminta dukungan Pakistan untuk mengakhiri segera serangan yang menargetkan Lebanon dan rakyatnya," demikian bunyi pernyataan tersebut.
Pakistan merupakan aktor kunci dalam proses gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran.
Berkat mediasi Pakistan, Presiden AS Donald Trump mengumumkan gencatan senjata selama dua pekan dengan Iran.
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan pada Rabu (8/4) bahwa Selat Hormuzâyang dilalui sekitar 20 persen pasokan minyak, produk minyak bumi, dan gas alam cair globalâakan dibuka kembali, sebagai bagian dari kesepakatan gencatan senjata tersebut.
Pada hari yang sama, pesawat tempur dan artileri Israel menyerang belasan permukiman di Lebanon selatan, termasuk di kota besar Tyre.
Trump mengatakan penghentian serangan Israel di Lebanon tidak termasuk dalam kesepakatan dengan Iran karena keterlibatan gerakan Hizbullah.
Namun, Iran menganggap ini sebagai pelanggaran gencatan senjata yang dicapai pihaknya dengan Washington. Ant/Sumber: Sputnik/RIA Novosti
Redaktur: Koran Jakarta
Penulis: Opik
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.