Normalisasi Sungai: 6 Alat Berat Dikerahkan Keruk Lumpur Kanal Banjir Barat Manggarai-Roxy

Jumat, 10 Apr 2026, 13:40 WIB

JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mempercepat pengerukan Kanal Banjir Barat sebagai langkah strategis untuk mengurangi risiko banjir di Ibu Kota. Proyek ini ditargetkan rampung dalam waktu satu tahun dengan fokus utama pada peningkatan kapasitas aliran air.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meninjau langsung lokasi pengerukan di segmen Pintu Air Manggarai hingga Jalan Kyai Tapa (Roxy), Tanah Abang, Jakarta Pusat. Ia menegaskan bahwa kawasan tersebut merupakan titik krusial karena menjadi pertemuan aliran Sungai Ciliwung dan Kali Krukut.

Ket. Foto: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mempercepat pengerukan Kanal Banjir Barat sebagai langkah strategis untuk mengurangi risiko banjir di Ibu Kota. Proyek ini ditargetkan rampung dalam waktu satu tahun dengan fokus utama pada peningkatan kapasitas aliran air. — Sumber: Pemprov DKI Jakarta

"Kami hari ini berada di lokasi yang sangat strategis untuk mengatasi salah satu persoalan banjir di Jakarta. Di sinilah pertemuan Sungai Ciliwung dan Kali Krukut, yang sudah cukup lama tidak dikeruk. Kami akan berkonsentrasi selama satu tahun untuk pengerukan di Kanal Banjir Barat ini, yang merupakan hilir dari Kali Ciliwung dan Kali Krukut," ujarnya.

Secara teknis, Kanal Banjir Barat memiliki lebar bervariasi antara 30 hingga 100 meter dengan total target pengerukan mencapai 179.269 meter kubik. Proyek ini dibagi menjadi tiga segmen utama untuk memudahkan proses pengerjaan dan pengawasan.

Segmen pertama mencakup Pintu Air Manggarai hingga Stasiun Karet sepanjang 3.543 meter, disusul segmen kedua dari Stasiun Karet ke Pintu Air Karet sepanjang 686 meter. Sementara itu, segmen ketiga yang menjadi fokus saat ini membentang dari Pintu Air Karet hingga Jalan Kyai Tapa sepanjang 3.850 meter.

Pada tahap awal, pengerukan difokuskan pada segmen ketiga dengan target volume sekitar 165.381 meter kubik. Hingga 9 April, progres pengerjaan telah mencapai 1.609 meter kubik dengan dukungan enam alat berat dan puluhan armada pengangkut material.

Alat berat yang digunakan terdiri dari empat ekskavator amfibi berukuran besar dan dua ekskavator long arm. Selain itu, sekitar 30 unit truk dengan kapasitas 5 hingga 8 meter kubik dikerahkan untuk mempercepat pengangkutan hasil pengerukan.

"Proyek ini tidak boleh gagal dan tidak boleh mundur. Ini menjadi prioritas Pemerintah Provinsi DKI Jakarta," tandasnya.

Pengerukan ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas tampung air sekaligus memperlancar aliran yang selama ini terhambat oleh sedimentasi lumpur dan sampah. Dengan demikian, potensi genangan di sejumlah wilayah dapat ditekan secara signifikan.

Wilayah yang diproyeksikan merasakan dampak langsung antara lain Setiabudi, Tanah Abang, Menteng, Gambir, Palmerah, hingga Grogol Petamburan. Kawasan-kawasan tersebut selama ini kerap terdampak banjir akibat aliran air yang tidak optimal.

"Dengan pengerukan dan normalisasi yang dilakukan secara konsisten, kami berharap potensi genangan di wilayah-wilayah tersebut dapat ditekan secara signifikan," urainya.

Pemprov DKI juga memanfaatkan momentum penurunan curah hujan yang diprediksi berlangsung mulai pertengahan April hingga September. Periode ini dinilai ideal untuk mempercepat pengerukan serta normalisasi sungai secara menyeluruh.

Ke depan, hasil pengerukan Kanal Banjir Barat akan diintegrasikan dengan program normalisasi Sungai Ciliwung dan Kali Krukut. Integrasi ini diharapkan mampu memperlancar aliran air menuju laut sehingga mengurangi potensi banjir di Jakarta.

"Kalau ini berhasil, aliran air ke laut akan semakin cepat. Tantangannya memang saat terjadi rob, air tetap tertahan. Namun, ini bagian dari upaya besar kita untuk mengendalikan banjir," pungkas Gubernur Pramono.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Paundra Zakirulloh

Berita Terbaru

Emas Antam Makin Mahal! Harga Hari Ini Meroket Rp80.000 per Gram Jadi Rp2,725 Juta/Gram

Harga Cabai Rawit Tembus Rp52.750/Kg, Telur Ayam Rp22.650: Cek Harga Pangan Terbaru!

Menhub Tegaskan Pembenahan Menyeluruh Keselamatan Pelayaran

Pangeran Harry dan Meghan akan Pindah Lagi ke Inggris

Jangan Sampai Terlewat! SIM Keliling Tersedia di 5 Lokasi Jakarta Hari Ini

Misteri Tiga Nelayan Hilang di Pantai Paseban, Tim SAR Jember Perluas Pencarian

Gerakan RAMAH Kembangkan Nilai Ekonomi Sampah Plastik di Kota Bima

Perjanjian Kerja Bersama Jadi Pijakan Perkuat Hubungan Industrial dan Produktivitas

Dari Anjing Robot hingga Robot Pembantu, Tiongkok Pamerkan Ambisi Robotikanya di Konferensi Dunia

Mengagetkan! Ada Apa Tiba-tiba Trump Ingin Bertemu Pemimpin Korut Sebelum Akhir Tahun

Pemerintah Kota Makassar Bangun Jalan yang Puluhan Tahun Sulit Diakses Warga

Andrea Bocelli Siap Gelar Konser "Romanza 30th Anniversary World Tour" di Indonesia

QRIS Makin Diminati! BI Sulut Catat Transaksi Capai Rp3,85 Triliun

Kepala Intelijen Ekuador dan 5 Warga Amerika Tewas dalam Kecelakaan Helikopter di Kenya

NTT Kembali Diguncang Gempa Magnitudo 5,7 pada Rabu Malam

IQAir: Kualitas Udara Jakarta Pagi Ini Terburuk ke-3 Setelah Kinshasa Kongo dan Kuching Malaysia

Muara Enim Coba Atur Hasil Audit BPK

Pertamina Jaga Ekosistem Laut dengan Tanam Fragmen Terumbu Karang di Perairan Sulawesi

Rakyat Bogor Bersiap-siaplah Melamar Kerja, Ada 1.200 Lowongan yang Menunggu Kehadiranmu

Kabar Baik Pemilik Kendaraan! Samsat Keliling Mangkal di 14 Wilayah Jadetabek

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.