Donnarumma Tegaskan Tak Ada Permintaan Bonus di Timnas Italia

Jumat, 10 Apr 2026, 05:30 WIB

ROMA, ITALIA — Kiper sekaligus kapten Timnas Italia, Gianluigi Donnarumma, membantah keras laporan yang menyebut para pemain meminta bonus jika berhasil lolos ke Piala Dunia tahun ini. Ia mengaku kecewa dengan kabar tersebut yang dinilai tidak mencerminkan kondisi sebenarnya di dalam tim.

Italia kembali gagal tampil di putaran final setelah kalah 1-4 lewat adu penalti dari Bosnia dan Herzegovina pada final playoff bulan lalu. Kekalahan itu memastikan Gli Azzurri absen untuk ketiga kalinya secara beruntun di ajang sepak bola terbesar dunia.

Ket. Foto: Gianluigi Donnarumma. — Sumber: AFP

“Sebagai kapten, saya tidak pernah meminta satu euro pun untuk tim nasional,” tegas Donnarumma kepada Sky Sports Italia.

Ia menjelaskan bahwa dalam setiap turnamen, federasi memang memiliki tradisi memberikan penghargaan kepada pemain yang berhasil lolos, namun hal itu bukan hasil permintaan.

“Seperti biasa, tim nasional memberikan hadiah kepada pemain yang lolos ke turnamen. Itu saja. Tidak ada yang meminta apa pun kepada federasi. Bagi kami, hadiah sebenarnya adalah kesempatan bermain di Piala Dunia,” ujarnya.

Kegagalan ini memicu gejolak besar di tubuh sepak bola Italia. Presiden federasi Federasi Sepak Bola Italia, Gabriele Gravina, memilih mundur di tengah tekanan politik. Sementara legenda kiper Gianluigi Buffon juga melepas jabatannya sebagai kepala delegasi tim nasional.

Di sisi teknis, pelatih kepala Gennaro Gattuso turut meninggalkan posisinya, menandai berakhirnya satu era dan awal dari proses rekonstruksi besar.

Donnarumma menegaskan bahwa tim harus segera bangkit dan menatap masa depan.

“Kami harus memulai dari awal dan melangkah ke depan. Masih ada empat tahun menuju Piala Dunia berikutnya, dan di antaranya ada turnamen besar seperti Piala Eropa dan Nations League,” kata kiper berusia 27 tahun itu.

“Sebelum memikirkan Piala Dunia, kami harus fokus pada turnamen-turnamen besar tersebut dan memulai kembali dengan kuat secepat mungkin.”

Pernyataan Donnarumma menjadi sinyal bahwa Italia bertekad menutup lembaran kelam ini dan membangun kembali fondasi tim demi kembali bersaing di level tertinggi sepak bola dunia.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.