- Home
-
- Megapolitan
-
- Mengolah Sampah Menjadi Pr...
Mengolah Sampah Menjadi Produk Bernilai Ekonomi dengan Pirolisis
Kamis, 09 Apr 2026, 23:57 WIBJakarta - Pemerintah Kota Jakarta Barat menerapkan teknologi pirolisis untuk mengolah sampah menjadi produk bernilai ekonomi, sebagai upaya menekan beban TPA dan mempercepat penanganan sampah perkotaan.
Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah mengatakan teknologi tersebut mampu mereduksi volume sampah secara signifikan hingga menyisakan sekitar 10 persen residu dari total sampah yang diolah.
âBila teknologi ini diterapkan, maka masalah sampah di Jakarta Barat dapat teratasi dengan baik,â kata Iin saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis.
Dalam pelaksanaannya, Pemkot Jakarta Barat menggandeng sektor swasta, yakni PT Kimia Alam Subur (KAS), untuk mendukung kajian teknis, operasional, serta pengembangan model bisnis pengolahan sampah.
Iin menekankan pentingnya kajian ilmiah komprehensif dan strategi komunikasi publik guna mencegah kesalahpahaman, sekaligus memastikan seluruh tahapan berjalan hati-hati agar tidak memunculkan persoalan baru di kemudian hari.
Tahap berikutnya, pemerintah kota akan menentukan sejumlah lokasi yang akan disurvei sebagai kandidat penerapan teknologi pirolisis, dengan mempertimbangkan aspek teknis, lingkungan, serta penerimaan masyarakat sekitar.
Direktur PT Kimia Alam Subur Hermawan Wibisono mengatakan teknologi tersebut tidak menggunakan pembakaran langsung, melainkan pemanasan tanpa oksigen sehingga lebih terkendali dan berpotensi menekan emisi.
Menurut dia, metode ini ramah lingkungan serta mampu mengonversi sampah, terutama plastik, menjadi produk bernilai ekonomi yang dapat dimanfaatkan kembali dalam rantai industri.
Ia menjelaskan, sampah dimasukkan ke reaktor pirolisis, dipanaskan pada suhu 400â700 derajat Celsius tanpa oksigen hingga rantai polimer terurai menjadi uap, lalu dikondensasikan menjadi minyak dan gas.
Untuk sampah organik, proses pengolahan dapat berlangsung sekitar 1,5 jam untuk kapasitas 30 ton, sementara perusahaan berharap kerja sama dapat segera diformalkan setelah survei lokasi dan penjajakan teknis rampung.
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Gandeng Caitlin Halderman, SoKlin Hadirkan Sensasi Parfum Mewah Tahan 33 Hari
-
Penerbangan Chaos Usai Badai Salju Hantam Pantai Timur AS
-
Unsri Terima 2.294 Mahasiswa Baru Lewat SNBP 2026/2027
-
Menkop Ajak Dana Umat Lebih Banyak Masuk ke Sektor Produktif
-
Fakta-Fakta Tragedi Tambang Ilegal Gunung Pongkor, Tiga Penambang Tewas akibat Gas Berbahaya
-
Pulihkan Pendidikan Pascabencana, Dompet Dhuafa Renovasi Sejumlah Sekolah di Sumatra
-
Tak Terduga, Ini Alasan Kuat Prabowo Rayakan Idul Fitri 1447 H di Aceh
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.