Dominasi Sinner Kirim Sinyal Bahaya bagi Alcaraz

Kamis, 09 Apr 2026, 06:54 WIB

MONTE CARLO, MONAKO - Persaingan memperebutkan peringkat satu dunia antara Jannik Sinner dan Carlos Alcaraz langsung memanas sejak awal musim lapangan tanah liat. Keduanya membuka langkah di Monte Carlo dengan kemenangan meyakinkan, Rabu (8/4) dini hari WIB. Hasil tersebut mengirim sinyal kuat jelang pertarungan besar menuju puncak ranking dunia.

Bertanding di hadapan legenda lari sprint Usain Bolt yang hadir di tribun, dua petenis terbaik dunia itu melaju cepat ke babak kedua turnamen Masters 1000. Sinner, unggulan kedua, hanya membutuhkan 64 menit untuk menundukkan petenis Prancis Ugo Humbert dengan skor telak 6-3, 6-0. Tak lama berselang, Alcaraz, peringkat satu dunia, mengikuti jejak rivalnya dengan kemenangan 6-1, 6-3 atas wakil Argentina Sebastian Baez.

Ket. Foto: Petenis Italia Jannik Sinner melakukan pukulan forehand untuk mengembalikan bola ke petenis Prancis Ugo Humbert selama pertandingan babak 64 besar Turnamen ATP Masters Series Monte Carlo di Lapangan Rainier III di Monte-Carlo Country Club di Roquebrune-Cap-Martin, Prancis tenggara pada 7 April 2026. — Sumber: Valery HACHE / AFP

Sinner datang dengan kepercayaan diri tinggi usai menyapu bersih gelar di Indian Wells dan Miami tanpa kehilangan satu set pun. Kemenangan di Monte Carlo memperpanjang rekor tak terkalahkannya di level Masters menjadi 18 laga. Meski demikian, petenis Italia berusia 24 tahun itu mengakui adaptasi di lapangan tanah liat bukan perkara mudah.

“Ini performa yang bagus dari saya. Turnamen tanah liat pertama tidak pernah mudah. Anda harus mengubah gaya bermain dan pendekatan dalam situasi tertentu,” ujar Sinner. Di sisi lain, Alcaraz justru tampil tanpa keraguan.

“Sejujurnya, saya merindukannya. Saya rindu kembali ‘kotor’ di lapangan tanah liat,” ujar Alcaraz. Musim lalu, Alcaraz mendominasi turnamen tanah liat dengan tiga gelar, termasuk Monte Carlo. Namun, dia sadar posisinya di puncak ranking kini berada dalam ancaman serius. Dengan hanya sedikit poin yang harus dikejar oleh Sinner di Monte Carlo, peluang petenis Italia itu merebut posisi nomor satu kian terbuka.

“Saya akan kehilangan peringkat satu dunia, entah di turnamen ini atau berikutnya,” ujar Alcaraz. “Sangat sulit mempertahankan semua poin. Jannik akan terus menambahnya,” tambahnya. Di lapangan, Sinner sempat membutuhkan waktu untuk menemukan ritme sebelum mendominasi Humbert sepenuhnya. Set kedua bahkan berjalan sepihak, dengan kemenangan 6-0 hanya dalam 23 menit.

Ia selanjutnya akan menghadapi pemenang antara Francisco Cerundolo dan Tomas Machac. Alcaraz juga menunjukkan kelasnya meski sempat goyah di set kedua. Dia menutup pertandingan dengan merebut tujuh poin terakhir secara beruntun. ben/AFP/G-1

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.