BRIN Sebut Fenomena Langit di Lampung sebagai Sampah Antariksa
Senin, 06 Apr 2026, 17:20 WIBJAKARTA - Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN) menyebut fenomena benda bercahaya di langit Lampung merupakan sampah antariksa. Sampah antariksa ini memasuki atmosfer Bumi.
âObjek tersebut kemungkinan merupakan sisa roket lama milik China atau bekas peluncuran satelit sekitar tahun 2015. Objek diduga melintas dari arah India sebelum memasuki wilayah Indonesia, terlihat dari Lampung hingga Banten,â kata Profesor Astronomi BRIN, Thomas Djamaluddin, Minggu (5/4).
Masyarakat diimbau untuk tidak khawatir. Jumlah sampah antariksa di orbit rendah mencapai puluhan ribu dan secara berkala memang memasuki atmosfer Bumi akibat efek pengereman alami.
âKemungkinan puing jatuh tepat di wilayah permukiman sangat kecil. Setiap ada laporan benda terang, kami analisis karakteristiknya berdasarkan data yang tersedia,â kata dia.
Pihak terkait masih mengumpulkan informasi tambahan. Hal itu guna memastikan asal-usul dan jalur pasti objek yang dilaporkan tersebut.
Sebelumnya, viral video di media sosial menunjukkan benda bercahaya. Benda meluncur di atas langit berada di wilayah Lampung.
Benda langit terlihat memanjang. Lalu berpencar menjadi serpihan-serpihan beberapa kali. ils/I-1
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
Kepanikan di Teluk: Kuwait Ambil Langkah Darurat Tutup Kembali Wilayah Udara
-
Kembali ke Estadio Azteca Setelah 40 Tahun, Hugo Broos Bidik Akhir Indah Bersama Timnas Afrika Selatan
-
Inovasi BRIN Dorong Energi Hidrogen Bersih
-
HJB ke-544 Kota Bogor Siap Digelar, Ada Museum Pajajaran hingga Sunatan Massal 544 Anak
-
Menanti Data Inflasi, 2 Juni 2026
-
Fujimori dan Sanchez Bersaing Ketat
-
Inovasi dan Terobosan untuk Komoditas Cabai
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.