Astronot Artemis Bersiap untuk Penerbangan Lintas Bulan

Senin, 06 Apr 2026, 02:40 WIB

HOUSTON - Para astronot Artemis telah menyaksikan pemandangan Bulan yang belum pernah dilihat mata manusia sebelumnya, demikian dilaporkan oleh para anggota kru pada Minggu (5/4) saat pesawat ruang angkasa mereka melewati dua pertiga perjalanan menuju penerbangan lintas Bulan yang telah lama dinantikan.

Saat para astronot tidur pada Minggu dini hari, mengakhiri hari keempat dari misi 10 hari mereka, mereka berada hampir 321.869 km dari Bumi dan 131.966 km dari Bulan, menurut dasbor daring NASA.

Ket. Foto: Para astronot misi Artemis II berfoto bersama di dalam kapsul luar angkasa Orion saat mereka bergerak menuju Bulan pada Sabtu (4/4). — Sumber: AFP/NASA

Badan antariksa AS pada Minggu menerbitkan sebuah gambar yang diambil oleh awak Artemis, yang menunjukkan Bulan yang jauh dengan cekungan Orientale yang terlihat.

"Misi ini menandai pertama kalinya seluruh cekungan tersebut terlihat dengan mata telanjang," kata NASA.

Kawah besar itu sebelumnya telah difoto oleh kamera yang mengorbit. Berbicara langsung dari luar angkasa, astronot Christina Koch mengatakan bahwa kru Artemis sangat antusias untuk melihat lembah tersebut yang kadang-kadang disebut "Grand Canyon" di Bulan itu.

"Kawah ini sangat unik dan belum pernah dilihat oleh mata manusia sebelumnya hingga hari ini. Kami cukup beruntung dapat melihatnya," kata Koch selama sesi tanya jawab yang diselenggarakan oleh Badan Antariksa Kanada.

Tonggak penting berikutnya diperkirakan terjadi pada Minggu malam hingga Senin (6/4) pagi, di mana para astronot akan memasuki lingkaran pengaruh Bulan, tempat gravitasi Bulan akan memiliki daya tarik yang lebih kuat pada pesawat ruang angkasa daripada gravitasi Bumi.

Jika semuanya berjalan lancar, saat pesawat ruang angkasa Orion mengorbit Bulan, para astronot yaitu Koch, Reid Wiseman, dan Victor Glover dari Amerika Serikat, bersama dengan Jeremy Hansen dari Kanada, dapat mencetak rekor dengan menjelajah lebih jauh dari Bumi daripada manusia mana pun sebelumnya.

NASA mengatakan awak Artemis telah menyelesaikan demonstrasi piloting manual dan meninjau rencana penerbangan lintas Bulan mereka, termasuk meninjau fitur permukaan yang harus mereka analisis dan foto selama mengorbit Bulan.

Para astronot sebelumnya telah menjalani pelatihan geologi agar mampu memotret dan mendeskripsikan fitur-fitur bulan, termasuk aliran lava kuno dan kawah tumbukan apalagi mereka akan melihat Bulan dari sudut pandang yang unik dibandingkan dengan misi Apollo pada tahun 1960-an dan 70-an.

Penerbangan Apollo terbang sekitar 113 km di atas permukaan Bulan, tetapi awak Artemis 2 akan berada lebih dari 6.400 km pada jarak terdekat mereka, yang memungkinkan mereka untuk melihat seluruh permukaan Bulan yang berbentuk lingkaran, termasuk wilayah di dekat kedua kutub.

Sebelumnya, NASA telah merilis gambar dari Orion yang mencakup potret lengkap Bumi, menampilkan lautan biru tua dan awan yang bergelombang.

Misi Artemis 2 adalah bagian dari rencana jangka panjang untuk berulang kali kembali ke Bulan, dengan tujuan membangun pangkalan permanen di Bulan yang akan menawarkan platform untuk eksplorasi lebih lanjut. AFP/I-1 

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: AFP

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.