- Home
-
- Luar Negeri
-
- AS Selamatkan Pilot Pesawa...
AS Selamatkan Pilot Pesawat Tempur F-15E dari Wilayah Iran
Senin, 06 Apr 2026, 01:00 WIBWashington â Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan bahwa kopilot pesawat tempur F-15E yang ditembak jatuh di Iran berhasil diselamatkan dalam kondisi selamat melalui operasi pencarian dan penyelamatan yang disebutnya sebagai salah satu yang paling berani dalam sejarah militer AS.
"Saudara-saudaraku warga Amerika, dalam beberapa jam terakhir, militer Amerika Serikat telah melakukan salah satu Operasi Pencarian dan Penyelamatan yang paling berani dalam sejarah AS untuk salah satu perwira kru kita yang luar biasa, dan juga kebetulan merupakan seorang kolonel yang amat dihormati; dan dengan senang hati saya beritahukan kepada Anda bahwa ia sekarang selamat dan sehat!" kata Trump melalui media sosial Truth Social.
Trump menambahkan bahwa militer AS memantau lokasi pilot tersebut selama 24 jam sebelum melakukan penyelamatan. Ia juga menyebut pilot tersebut mengalami luka, namun dalam kondisi baik.
"Atas instruksi saya, militer AS mengerahkan puluhan pesawatnya yang dilengkapi dengan senjata paling mematikan di dunia untuk menyelamatkannya. Ini adalah pertama kalinya dalam sejarah militer bahwa dua pilot AS telah diselamatkan, secara terpisah, meskipun mereka berada jauh di dalam wilayah musuh," ujarnya.
Sebelumnya, laporan media menyebut salah satu pilot telah berhasil dievakuasi menggunakan dua helikopter militer AS. Sementara itu, menurut laporan The Washington Post, pesawat yang jatuh tersebut merupakan jet tempur sekaligus pengebom F-15E dengan dua awak.
Di sisi lain, kantor berita Iran Tasnim News Agency melaporkan bahwa militer Iran telah menangkap pilot AS yang berhasil keluar dari pesawat setelah ditembak jatuh oleh sistem pertahanan udara Iran.
Tasnim juga menyebut jet tempur AS sempat melancarkan serangan ke sejumlah wilayah di Kohgiluyeh, Iran, dalam upaya mencari dan mengevakuasi pilot yang jatuh. Serangan tersebut diduga menyasar lokasi-lokasi yang diyakini menjadi tempat keberadaan pilot.
Menurut sumber militer yang dikutip, serangan itu dilakukan karena AS kesulitan mengevakuasi pilot tersebut. Disebutkan pula bahwa pihak AS âtidak menyampaikan semua kebenaranâ terkait kondisi pilot, sementara otoritas Iran belum memastikan apakah pilot tersebut telah ditahan.
Sebelumnya, Islamic Revolutionary Guard Corps mengumumkan telah menembak jatuh sebuah pesawat tempur di wilayah Iran tengah menggunakan sistem pertahanan udara. Media AS kemudian melaporkan pesawat tersebut adalah F-15, dengan satu pilot berhasil diselamatkan dan satu lainnya masih dalam pencarian.
Eskalasi konflik bermula pada 28 Februari ketika AS dan Israel melancarkan serangan udara gabungan terhadap Iran. Serangan tersebut dilaporkan menewaskan lebih dari 1.300 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi Iran.
Sebagai balasan, Iran meluncurkan serangan drone dan rudal ke wilayah Israel serta sejumlah kawasan di Timur Tengah yang menjadi lokasi aset militer AS. Konflik tersebut telah menimbulkan korban jiwa, kerusakan infrastruktur, serta gangguan terhadap pasar dan penerbangan global.
Redaktur: Andes Tanjung
Penulis: Antara, Selocahyo Basoeki Utomo S
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.