Penumpang KAI Group Tembus 32,4 Juta, Whoosh dan LRT Cetak Angka Fantastis

Minggu, 05 Apr 2026, 19:30 WIB

JAKARTA - KAI Group mencatat lonjakan signifikan mobilitas masyarakat selama periode Angkutan Lebaran 2026. Total pelanggan mencapai 32.460.915 orang dalam rentang 11 Maret hingga 1 April 2026.

Jumlah tersebut meningkat 10,76 persen dibandingkan periode Lebaran tahun sebelumnya yang mencapai 29.308.636 pelanggan. Capaian ini sekaligus menjadi rekor tertinggi dalam lima tahun terakhir bagi layanan transportasi berbasis rel tersebut.

Ket. Foto: KAI Group mencatat lonjakan signifikan mobilitas masyarakat selama periode Angkutan Lebaran 2026. Total pelanggan mencapai 32.460.915 orang dalam rentang 11 Maret hingga 1 April 2026. — Sumber: Istimewa

Momentum Lebaran kembali menunjukkan peran pentingnya sebagai periode puncak mobilitas nasional. Arus perjalanan masyarakat dari kota ke kampung halaman hingga kembali lagi turut mendorong aktivitas ekonomi dan pariwisata di berbagai daerah.

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menyebut peningkatan ini sejalan dengan semakin kuatnya integrasi layanan transportasi kereta. Konektivitas antarmoda dinilai membuat perjalanan pelanggan menjadi lebih efisien dan nyaman.

"Lebaran menjadi momentum mobilitas terbesar masyarakat. KAI Group menghadirkan perjalanan yang terhubung antarmoda, sehingga pelanggan dapat melanjutkan perjalanan dengan lebih mudah dan lancar," ujarnya.

Dari sisi layanan utama, kereta api jarak jauh dan lokal melayani 5.087.458 pelanggan. Angka ini menjadi yang tertinggi dalam lima tahun terakhir, melampaui capaian tahun 2025 yang berada di angka 4,7 juta pelanggan.

Sementara itu, layanan KAI Commuter mencatat 24.500.604 pelanggan. Jumlah tersebut juga mengalami peningkatan dibandingkan periode sebelumnya yang mencapai 22,1 juta pelanggan.

Penguatan jaringan transportasi terintegrasi turut terlihat pada layanan lain. LRT Jabodebek melayani 1.655.011 pelanggan, sementara Whoosh mencatat 347.738 pelanggan, menjadi capaian tertinggi sejak mulai beroperasi.

Layanan KAI Bandara juga menunjukkan tren positif dengan 496.766 pelanggan. Di luar Pulau Jawa, LRT Sumsel melayani 324.311 pelanggan, sedangkan KA Makassar-Parepare mencatat 20.842 pelanggan.

Di sektor wisata, KAI Wisata melayani 28.185 pelanggan. Angka ini meningkat 39,33 persen dibandingkan periode sebelumnya yang mencatat sekitar 20 ribu pelanggan.

Integrasi layanan ini membuat simpul transportasi seperti Bekasi, Jatinegara, hingga Halim menjadi titik penting perpindahan moda. Hal ini mempermudah perjalanan dari antarkota hingga kawasan perkotaan secara lebih efisien.

Selain itu, peningkatan jumlah penumpang juga berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi daerah. Perjalanan menggunakan kereta kini tidak hanya sebagai alat transportasi, tetapi juga bagian dari pengalaman wisata.

"Terima kasih atas kepercayaan masyarakat selama Angkutan Lebaran 2026. Setiap masukan menjadi bagian penting dalam evaluasi kami," ujar Anne.

KAI Group memastikan akan terus melakukan peningkatan layanan ke depan. Fokus utama diarahkan pada keamanan, kenyamanan, dan ketepatan waktu perjalanan bagi seluruh pelanggan.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.