Prancis Usulkan Operasi Buka Kembali Selat Hormuz secara Damai

Sabtu, 04 Apr 2026, 16:55 WIB

SEOUL — Presiden Prancis, Emmanuel Macron, menegaskan kembali rencana operasi damai bersama sejumlah negara untuk membantu membuka kembali Selat Hormuz. Presiden Prancis, Emmanuel Macron, menegaskan kembali rencana operasi damai bersama sejumlah negara untuk membantu membuka kembali Selat Hormuz.

Melansir dari Anadolu, Sabtu (4/4), Presiden Macron menyampaikan rencana tersebut saat berkunjung ke Korea Selatan. Ia mengatakan Prancis ingin memastikan jalur pelayaran tetap aman.

Ket. Foto: Presiden Prancis, Emmanuel Macron — Sumber: X - Emmamuel Macron

“Kami ingin membuka kembali Selat Hormuz,” kata Presiden Macron.

Misi damai akan mengawal kapal tanker dan kapal kargo melalui perairan strategis tersebut. Menurut Macron, operasi tersebut akan mengandalkan mekanisme dekonflik dengan Iran setelah gencatan senjata atau situasi yang lebih stabil tercapai. Misi tersebut juga bertujuan mendorong negosiasi komprehensif terkait aktivitas nuklir, program balistik, serta jaringan proksi regional Iran.

Ia menegaskan bahwa situasi tidak akan terselesaikan hanya melalui pengeboman atau operasi militer. “Saya tidak percaya situasi akan selesai hanya dengan pengeboman atau operasi militer,” kata dia.

Macron menekankan pentingnya menghormati kedaulatan rakyat dalam menentukan perubahan politik. Selat Hormuz, yang dilalui sekitar 20 persen pasokan minyak global, terganggu sejak konflik yang meletus di Iran.

Konflik tersebut terjadi setelah serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari 2026. Gangguan tersebut mendorong kenaikan harga energi dan meningkatkan kekhawatiran pasar global. ils/I-1

  • Emmanuel Macron
  • selat hormuz

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Ilham Sudrajat

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.