Update Sampah Pasar Induk Kramat Jati: 20 Truk Dikerahkan, Target Bersih Pertengahan April

Rabu, 01 Apr 2026, 17:40 WIB

JAKARTA - Perumda Pasar Jaya menambah 20 unit truk dari perusahaan jasa pengangkutan sampah resmi untuk mempercepat penanganan tumpukan sampah di Pasar Induk Kramat Jati. Langkah ini bertujuan memastikan aktivitas pasar tetap lancar dan menjaga kenyamanan pedagang, pengunjung, serta warga sekitar.

Manajer Humas Perumda Pasar Jaya, Topik Hidayatulloh, menjelaskan 20 unit truk terdiri dari 19 truk tronton berkapasitas 20 ton dan satu truk tipe typher berkapasitas 12 ton. Selain itu, pihak pasar juga akan memperbaiki tembok belakang yang rusak akibat dampak aktivitas pasar.

Ket. Foto: Perumda Pasar Jaya menambah 20 unit truk dari perusahaan jasa pengangkutan sampah resmi untuk mempercepat penanganan tumpukan sampah di Pasar Induk Kramat Jati. Langkah ini bertujuan memastikan aktivitas pasar tetap lancar dan menjaga kenyamanan pedagang, pengunjung, serta warga sekitar. — Sumber: Pemprov DKI Jakarta

"Dengan tambahan 20 unit truk, penanganan sampah ditargetkan selesai dalam 10 - 12 hari. Kami terus berkoordinasi dengan instansi terkait agar seluruh tumpukan sampah segera teratasi," ujar Topik, Rabu (1/4).

Penumpukan sampah di Pasar Induk Kramat Jati sempat mencapai 6.970 ton atau setara 410 truk tronton setelah kendala teknis pengangkutan sejak 9 Maret 2026 menjadi sorotan publik. Kondisi ini memicu keluhan warga dan pedagang yang menimbulkan bau tidak sedap, sehingga percepatan penanganan menjadi prioritas.

Selain menyewa truk tambahan, Perumda Pasar Jaya melakukan penertiban dan penyaringan sampah untuk memastikan alur pembuangan tetap terkendali. Upaya ini diharapkan mencegah penumpukan sampah berulang dan menjaga kawasan pasar tetap bersih.

Untuk jangka pendek, perusahaan tengah memproses pengadaan lima unit truk sampah mandiri berkapasitas 16 meter kubik per unit. Armada ini ditargetkan mulai beroperasi akhir April 2026 untuk memperkuat kemampuan pengangkutan internal.

Sementara itu, dalam jangka panjang, Perumda Pasar Jaya mendorong penerapan teknologi pengolahan sampah berkelanjutan. Uji coba thermal hydrolysis dan sistem MASARO (Manajemen Sampah Zero) disiapkan sebagai solusi inovatif untuk mengolah sampah langsung dari sumbernya.

Topik menekankan, langkah-langkah ini tidak hanya bertujuan menyelesaikan persoalan saat ini, tetapi juga membangun sistem pengelolaan sampah yang lebih baik dan berkelanjutan.

"Kami berharap dengan tambahan truk dan teknologi baru, sampah di Pasar Induk Kramat Jati dapat tertangani optimal, sekaligus menciptakan lingkungan pasar yang bersih, nyaman, dan aman bagi semua pihak," pungkas Topik.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.