Institut Teknologi Sepuluh Nopember Loloskan 1.716 Mahasiswa Baru Jalur SNBP 2026
Rabu, 01 Apr 2026, 12:03 WIBSURABAYA â Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya meloloskan 1.716 mahasiswa baru melalui Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 dari total 18.110 pendaftar, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.
"Pendaftar di ITS pada jalur SNBP tahun ini naik sebanyak 82 siswa dan penerimaannya juga naik sebesar 70 siswa," kata Kepala Subdirektorat Admisi dan Promosi ITS Nani Kurniati ST MT PhD dalam keterangan diterima di Surabaya, Rabu (01/4).
Ia menjelaskan, dari total pendaftar tersebut, sebanyak 12.539 orang memilih ITS sebagai pilihan pertama dan 5.571 orang sebagai pilihan kedua, yang menunjukkan meningkatnya prioritas pendaftar terhadap kampus tersebut.
SNBP 2026 juga mengumumkan penerimaan peserta yang berhak menerima Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K). Dari 4.157 pendaftar KIP-K, sebanyak 344 peserta dinyatakan lolos dan akan menjalani seleksi internal ITS.
âMahasiswa yang tidak lolos seleksi internal akan mendapatkan keringanan pada biaya UKT (Uang Kuliah Tunggal) maupun kesempatan beasiswa internal di ITS,â tambahnya.
Dari 57 program studi, program sarjana (S1) dengan pendaftar terbanyak yakni Teknik Informatika, Teknik Elektro, Teknik Industri, Teknik Mesin, dan Teknik Sipil. Sementara tingkat keketatan tertinggi terdapat pada program studi Teknik Pertambangan.
âProdi Teknik Pertambangan menjadi prodi baru yang sebelumnya baru dibuka melalui jalur Mandiri tahun lalu,â katanya.
Nani menuturkan jalur SNBP hanya mencakup 23 persen dari total penerimaan mahasiswa baru ITS 2026.
ITS masih membuka peluang melalui jalur lain, yakni Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), Seleksi Mandiri ITS dengan prestasi (SMITS FLAT), Seleksi Mandiri ITS dengan tes (SMITS ACE), serta International Undergraduate Program (IUP).
Ia menambahkan, jalur SNBT memiliki kuota 35 persen dengan pendaftaran hingga 7 April 2026. Sementara SMITS FLAT dan SMITS ACE memiliki total kuota 42 persen, serta IUP menyediakan 370 kursi.
âAdapun jalur IUP dengan 370 kuota,â katanya.
ITS juga membuka peluang Beasiswa Garuda pada jalur IUP yang merupakan program dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) bersama Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).
Capaian ini disebut mencerminkan komitmen ITS dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) poin ke-4, yakni pendidikan berkualitas.
âSaya harap agar yang belum berkesempatan di jalur ini, dapat memanfaatkan jalur lain yang masih menunggu,â ujarnya.
Redaktur: Bambang Wijanarko
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Diminta Beri Teladan Penuhi Panggilan KPK
-
Atasi Kebakaran Pabrik di Tangerang, Sembilan Mobil Damkar Dikerahkan
-
Wabah Parasit Siklosporiasis Makin Mengganas di AS, Infeksi Tembus 10.000 Kasus
-
Selain Pepaya, Ini Makanan dan Minuman Terbaik yang Bisa Atasi Sembelit
-
Polusi Udara Surabaya Memburuk Saat Cuaca Panas, PM2.5 Sempat Masuk Kategori Tidak Sehat
-
Dukung MotoGP Mandalika 2026, Garuda Indonesia Group Siapkan 14 Ribu Kursi
-
Kemlu RI Pastikan Semua WNI di Kolombia Sejauh Ini Aman Pascagempa M7,4
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.