- Home
-
- Megapolitan
-
- Gubernur Pramono Paparkan ...
Gubernur Pramono Paparkan Fokus Transportasi LRT dan Layanan Kesehatan
Rabu, 01 Apr 2026, 14:40 WIBJAKARTA - Kegiatan halalbihalal di RT 005/RW 006, Kelurahan Menteng, dimanfaatkan Pramono Anung sebagai ruang komunikasi langsung dengan warga terkait arah pembangunan Jakarta ke depan. Momentum silaturahmi pasca-Idulfitri ini tdak hanya menjadi ajang kebersamaan, tetapi juga sarana penyampaian program strategis pemerintah.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Pramono menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam mengawal kebijakan publik. Ia menyebut, transparansi dan partisipasi warga menjadi kunci agar pembangunan berjalan efektif dan tepat sasaran.
"Jakarta adalah rumah bagi semua warga, dan pembangunan harus dirasakan bersama," ujarnya.
Ia memaparkan sejumlah program prioritas yang tengah dijalankan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, mulai dari penataan kawasan hingga pengembangan transportasi publik. Salah satu langkah konkret yang disorot adalah pembongkaran tiang monorel di Jalan Rasuna Said sebagai bagian dari penataan ruang kota.
Selain itu, penguatan moda transportasi seperti LRT menjadi fokus utama dalam meningkatkan mobilitas masyarakat. Pramono menilai, transportasi publik yang terintegrasi merupakan fondasi penting menuju Jakarta sebagai kota global.
Di bidang layanan dasar, pemerintah juga terus memperkuat sektor kesehatan agar lebih mudah diakses masyarakat. Upaya ini dilakukan untuk memastikan seluruh warga mendapatkan pelayanan yang merata dan berkualitas.
Pramono menegaskan, keberhasilan program-program tersebut tidak terlepas dari dukungan masyarakat. Oleh karena itu, ia mengajak warga untuk tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga berperan aktif dalam proses pembangunan.
Ia juga menyoroti pentingnya menjaga stabilitas sosial di tengah dinamika kota yang terus berkembang. Menurutnya, lingkungan yang aman dan kondusif akan mendukung keberhasilan berbagai program pemerintah.
"Peran warga sangat penting dalam menjaga Jakarta tetap rukun dan nyaman," katanya.
Melalui pendekatan langsung seperti ini, pemerintah provinsi berharap dapat memperkuat hubungan dengan masyarakat sekaligus meningkatkan kepercayaan publik. Interaksi yang terbuka dinilai mampu mempercepat penyelesaian berbagai persoalan di lapangan.
Kegiatan halalbihalal ini pun menjadi contoh bagaimana ruang sosial dapat dimanfaatkan sebagai medium komunikasi kebijakan. Dengan sinergi antara pemerintah dan warga, pembangunan Jakarta diharapkan berjalan lebih inklusif dan berkelanjutan.
- Pembangunan Jakarta
- Pembangunan Infrastruktur
- Pemprov DKI Jakarta
- Halalbihalal
- layanan kesehatan
- LRT Jakarta
- Gubernur DKI Pramono Anung
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
Progres LRT Jakarta Velodrome–Manggarai 97,9 Persen, Siap Operasi Akhir Agustus
-
Dibangun di Shila Sawangan, RS Aspen Medical Depok Target Beroperasi 2027
-
Jakarta IP Market 2026 Resmi Dibuka, Dorong IP Lokal Tembus Global
-
Ini Cara Naik TransJakarta dan KRL Lebih Hemat
-
FIFA ASEAN Cup 2026: Pemprov DKI Siapkan Lapangan Soemantri dan Banteng
-
Normalisasi Kali Cakung Lama Ditarget Selesai 2028, Diproyeksi Redam Banjir 20 Persen
-
Arah Kebijakan MUI DKI 2025–2030 Resmi Didukung Pemprov DKI Jakarta
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.