Dubes Rusia Sampaikan Duka atas Gugurnya Prajurit TNI di UNIFIL, Tegaskan Pasukan Perdamaian Tak Boleh Jadi Target

Rabu, 01 Apr 2026, 02:00 WIB

Jakarta - Duta Besar Rusia untuk Indonesia Sergei Tolchenov menyampaikan duka atas gugurnya tiga prajurit TNI yang tergabung dalam Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL) sembari menegaskan penargetan pasukan perdamaian tidak boleh menjadi praktik yang dianggap wajar.

“Seharusnya tidak menjadi hal yang normal ketika pasukan penjaga perdamaian menjadi target dari aktivitas militer apa pun,” kata Dubes Tolchenov saat ditemui di Tanjung Priok, Jakarta, Selasa (31/3).

Ket. Foto: Duta Besar Rusia untuk Indonesia Sergei Tolchenov saat berbicara kepada wartawan di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Selasa (31/3). — Sumber: Antara

Diplomat Rusia itu menyatakan bahwa gugurnya tiga prajurit Indonesia merupakan semacam konsekuensi dari aktivitas militer Israel yang tidak hanya berkonflik dengan Iran, tetapi juga meluas kepada negara-negara tetangga seperti Lebanon.

Ia menjelaskan bahwa Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) bersama Indonesia sebagai negara anggota telah mengirimkan prajurit dan perwira ke Lebanon untuk menjalankan misi menjaga perdamaian dan stabilitas kawasan. Namun dalam perkembangannya, mereka justru menjadi sasaran dalam operasi militer tersebut.

Oleh sebab itu, Dubes Tolchenov menyerukan agar komunitas internasional mengambil langkah tegas untuk memastikan pelindungan dan keselamatan para penjaga perdamaian.

“Sekarang ini benar-benar bukan situasi yang baik ketika mereka menjadi sasaran serangan atau penembakan. Dan saya berharap hal ini tidak terus berlanjut, dan harus ada langkah yang diambil untuk memastikan perlindungan serta keselamatan mereka, terutama warga Indonesia yang bertugas dalam pasukan penjaga perdamaian PBB,” ucapnya.

Seorang anggota pasukan perdamaian UNIFIL asal Indonesia gugur akibat tembakan artileri di sekitar posisi kontingen UNIFIL Indonesia di dekat Adchit Al Qusayr, Lebanon selatan, pada Minggu (29/3).

Praka Farizal Rhomadhon dipastikan gugur dalam peristiwa tersebut, sementara tiga personel lain, atas nama Praka Rico Pramudia, Praka Bayu Prakoso, dan Praka Arif Kurniawan, terluka.

Kemudian pada Senin (30/3), PBB melaporkan dua anggota pasukan penjaga perdamaian UNIFIL asal Indonesia lainnya gugur dan dua lainnya terluka dalam serangan terhadap konvoi logistik UNIFIL di dekat Bani Hayyan di Lebanon selatan.

Dengan bertambahnya dua orang yang menjadi korban dalam serangan tersebut, sejauh ini tercatat tiga orang gugur saat melaksanakan tugas misi perdamaian di Lebanon selatan.

  • Dubes Rusia

Redaktur: Andes Tanjung

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Bukan Sekadar Besaran Gaji, Pekerja Indonesia Cari Rasa Dihargai di Tempat Kerja

Virtus Technology Indonesia Resmi Jadi Master Distributor DJI Enterprise di Indonesia

Produk Bernilai Tambah Tinggi Asal Cilegon Tembus Kanada, Kemendag: Bukti Industri RI Makin Kuat

Trafik Uplink Melampaui Downlink, Pola Penggunaan Jaringan Digital Mulai Berubah

Info Loker! Job Fair Pemkab Magelang 2026 Tersedia 3.717 Lowongan

Shin Ye Eun Ajak Masyarakat Indonesia Rasakan Kehangatan Hunian Pintar Berbasis K-Wellness

Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

Babak Gugur Piala Dunia 2026 Mulai Terbentuk, Enam Negara Amankan Tiket 32 Besar, Empat Tersingkir

Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Ini Deretan Pemain yang Memperebutkan dari Messi, Mbappe, hingga Haaland, Siapa yang Layak?

Tiga Pejabat Tinggi Pratama Setjen MPR RI Dilantik, Siti Fauziah Tekankan Penguatan Kolaborasi dan Peningkatan Kinerja Lembaga

Peternak Sapi Perah Indonesia Raih Kenaikan Produksi Susu Berkat Transfer Teknologi AS

DFSK E5 Plus Resmi Buka Pre-Booking di Indonesia, Konsumen Berpeluang Dapat Benefit Rp60 Juta.

Info Lowongan kerja! Ayo Walk in Interview ke GOR Tanjung Duren Jakbar, Buka 4.262 Lowongan

Pertama di Indonesia, Whitesky Group dan SkyDrive Hadirkan Mockup eVTOL 1:1

1.151 KM Jalan Daerah Dilebarkan dari 3 Jadi 8 Meter, Dana Rp5,41 T Digelontorkan

Iming-iming Gaji Tinggi! Wamen P2MI dan Australia Bahas Ancaman Penipuan Pekerja Migran

Piala Dunia, Tim-tim Favorit Lolos ke Fase Gugur  

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.