Calon Jamaah Haji Wajib Tahu, Bocoran Rahasia Fisik Kuat Lewat Pola Makan Satu Bulan Sebelum Berangkat

Rabu, 01 Apr 2026, 21:30 WIB

JAKARTA - Menjelang keberangkatan ibadah haji tahun 2026, calon jamaah diimbau untuk mulai mendisiplinkan pola makan dan asupan cairan setidaknya satu bulan sebelum bertolak ke Tanah Suci.

Ahli Gizi dari Universitas Faletehan Serang, Dr. Rita Ramayulis, DCN, M.Kes, menekankan bahwa persiapan fisik melalui gizi seimbang—seperti asupan protein rendah lemak untuk memperkuat otot dan konsumsi buah hingga lima porsi sehari—menjadi kunci utama stamina jamaah saat menjalani rangkaian ibadah fisik yang berat. Selain mengatur jenis makanan, metode hidrasi yang tepat dengan membagi konsumsi cairan minimal dua liter per hari secara bertahap sangat disarankan guna mencegah risiko dehidrasi dan menjaga metabolisme tubuh tetap optimal selama di Arab Saudi.

Ket. Foto: Dua orang calon haji mengikuti serangkaian tes kebugaran di Islamic Center Batang, Banyuputih, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Senin (30/3). — Sumber: ANTARA/Harviyan Perdana Putra

“Protein rendah lemak penting untuk membentuk dan memperkuat otot, karena otot akan banyak digunakan selama aktivitas ibadah,” kata Rita saat dihubungi ANTARA dari Jakarta, Rabu.

Sumber protein yang dapat dikonsumsi antara lain telur rebus, ikan yang diolah tanpa digoreng, serta tahu dan tempe yang dimasak dengan sedikit minyak.

Selain itu, konsumsi buah perlu ditingkatkan hingga lima porsi per hari untuk membantu menjaga metabolisme dan daya tahan tubuh. Buah dapat dikonsumsi pada waktu makan utama maupun selingan.

Di sisi lain, jamaah disarankan mulai mengurangi konsumsi makanan tinggi gula, lemak, dan santan, serta makanan olahan yang dapat memengaruhi kondisi metabolisme tubuh.

Rita juga menekankan pentingnya menjaga kecukupan cairan sebagai bagian dari upaya mempertahankan stamina dan mencegah dehidrasi.

Ia menyarankan konsumsi cairan minimal dua liter per hari yang dibagi dalam beberapa waktu, seperti pagi, siang, sore, dan malam.

“Cairan tidak hanya dari air putih, tetapi juga bisa dari susu, kuah sayur, buah dengan kandungan air tinggi, hingga air kelapa,” ujarnya.

Menurut dia, konsumsi cairan sebaiknya dilakukan secara bertahap, bukan dalam jumlah banyak sekaligus, agar tubuh dapat menyerap dengan baik.

Ia juga menyarankan jamaah membiasakan minum secara rutin setiap beberapa jam, serta memilih alternatif seperti infused water bagi yang tidak terbiasa minum air putih dalam jumlah banyak.

Dengan membiasakan pola makan sehat dan kecukupan cairan sejak sebelum keberangkatan, jemaah diharapkan lebih siap menjalani rangkaian ibadah haji dengan kondisi tubuh yang optimal.

  • ahli gizi
  • calon jamaah haji
  • tips kesehatan haji
  • pola makan haji
  • haji indonesia

Redaktur: alfred

Penulis: Alfred, Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.