PSIM Tak Mau Hasil Seri Lagi, Apalagi Kalah
Selasa, 31 Mar 2026, 16:33 WIBYOGYAKARTA â Beberapa laga termasuk di rumah sendiri, PSIM Yogyakarta banyak hasil imbang, bahkan kalah. Ini akan dihindari di sisa 9 laga. Dia membidik hasil positif pada sembilan laga tersisa di kompetisi BRI Super League yang akhir pekan ini memasuki pekan ke-26.
Dikutip dari laman resmi I.League, Selasa, bek PSIM Yogyakarta Franco Ramos menjelaskan kini timnya berupaya untuk mencapai target yang dicanangkan mereka di awal musim. Franco menjelaskan target PSIM Yogyakarta di awal musim adalah bertahan di kasta tertinggi dan menempati posisi terbaik di klasemen akhir.
"Setelah kami mencapai target tersebut, saya pikir kami bisa melihat seberapa jauh kami bisa melangkah dengan tim ini. Tentu saja, ya," ungkap Ramos.
Pemain berkebangsaan Argentina tersebut juga juga mengingatkan bahwa perjuangan tim belum sepenuhnya selesai dan ia merasa perasaan tenang serta bahagia baru akan muncul ketika posisi tim benar-benar sudah aman dari ancaman di akhir musim.
Senada dengan rekan setimnya, pemain asing PSIM Yogyakarta lainnya, Donny Warmerdam juga memendam ambisi agar Laskar Mataram bisa memenangkan pertandingan yang tersisa sebanyak mungkin.
"Kami ingin memenangkan pertandingan sebanyak mungkin. Tersisa sembilan pertandingan lagi dan kami ingin merangsek ke papan atas," jelas Donny.
"Saya tahu itu bukan target di awal musim, tapi jika kami bisa terus menampilkan permainan dengan lebih baik, mengapa tidak melihat itu kedepan?" pungkas dia.
Saat ini PSIM Yogyakarta berada di posisi delapan klasemen sementara Super League dengan 38 poin dari 25 pertandingan, unggul 18 poin dari zona degradasi.
Madura Mau Bangkit
Sementara itu, Â Madura United berambisi bangkit pada sisa kompetisi BRI Super League 2025/2026 agar bisa menghindari zona degradasi di akhir musim nanti.
Dikutip dari laman resmi I.League, Selasa, Manajer Madura United Umar A. Wachdini menegaskan timnya memiliki tekad sangat besar pada sembilan laga tersisa.
Umar menjelaskan langkah langkah konkrit untuk bangkit salah satunya memperbarui pelatih dan kini tim ini sedang berburu suksesor Carlos Parreira.
Ia menjelaskan jika manajemen Madura United hampir mendapatkan tanda tangan Joel Cornelli, namun mantan juru racik Arema FC itu batal bergabung dengan tim kebanggaan warga Madura ini.
"Sementara Coach RB (Rahmat Basuki), yang pimpin latihan. Tapi, misi besar kami jelas, mau bangkit di sisa laga ini. Itu suah jadi atensi dari presiden klub kami, Achsanul Qosasi," ungkap Umar.
Selama masih belum memiliki pelatih kepala anyar, Madura United untuk sementara waktu ditangani pelatih interim Rahmat Basuki menggantikan posisi Carlos Parreira.
- PSIM Yogyakarta
- BRI Super League 2025/2026
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Aloysius Widiyatmaka
Berita Terkait:
-
Xavi Puas dengan Empat Laga Pertama Bersama Belanda, Tekankan Semangat Kekeluargaan
-
Rahmat Atong Divonis 2,5 Tahun dalam Kasus Korupsi Tunjangan Perumahan DPRD Bekasi
-
UU DKJ Bisa Sulitkan KPU Susun Jumlah DPRD
-
Panglima TNI Hadiri Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara.
-
InJourney Airports Pertahankan Predikat Terbaik Layanan Contact Center di Indonesia
-
Operasi Karhutla Terus Berlanjut, Kemenhut Kerahkan 5.000 ASN Bantu 2.579 Personel Manggala Agni di Lapangan
-
Skema Bansos Barang Tak Lagi Disalurkan Pemerintah pada 2027, Semua Jadi Cash!
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.