Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dukacita Pemerintah China atas Gugurnya Prajurit TNI UNIFIL di Lebanon Selatan

📅 Selasa, 31 Mar 2026, 21:28 WIB | Oleh:
Dukacita Pemerintah China atas Gugurnya Prajurit TNI UNIFIL di Lebanon Selatan Doc: ANTARA/Desca Lidya Natalia
Ket. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Mao Ning dalam konferensi pers di Beijing, Selasa (31/3).

BEIJING - Pemerintah China menyampaikan belasungkawa mendalam atas gugurnya tiga prajurit TNI yang tergabung dalam misi perdamaian PBB United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) di Lebanon Selatan pada akhir Maret 2026. 

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Mao Ning, menegaskan bahwa serangan yang menargetkan pasukan penjaga perdamaian merupakan pelanggaran berat terhadap hukum humaniter internasional dan Resolusi Dewan Keamanan PBB Nomor 1701.

Gugurnya Kapten (Inf) Zulmi Aditya Iskandar dan Sertu Muhammad Nur Ichwan dalam ledakan konvoi di dekat Bani Hayyan, menyusul tewasnya Praka Farizal Rhomadhon sehari sebelumnya, memicu desakan kuat dari Pemerintah Indonesia kepada PBB untuk segera melakukan investigasi transparan dan menyeluruh guna menjamin keselamatan personel militer di zona penyangga.

"Kami menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas kematian pasukan penjaga perdamaian dari Indonesia. Setiap serangan yang disengaja terhadap pasukan penjaga perdamaian PBB merupakan pelanggaran serius terhadap hukum humaniter internasional dan Resolusi Dewan Keamanan PBB 1701," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Mao Ning, dalam konferensi pers di Beijing, Selasa.

Dua orang prajurit TNI yang tergabung dalam United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) gugur saat menjalankan misi kemanusiaan di Lebanon pada Senin (30/3) sedangkan dua prajurit lainnya mengalami luka berat dan masih mendapat penanganan medis intensif di fasilitas kesehatan di Beirut.

Kapten (Inf) Zulmi Aditya Iskandar dan Sertu Muhammad Nur Ichwan yang merupakan tim escort Kompi B Satgas Yonmek XXIII-S/UNIFIL sebagai bagian East Mobile Reserve (SEMR) gugur dalam ledakan ketika mengawal konvoi kendaraan UNIFIL di dekat Bani Hayyan, Lebanon Selatan.

Tidak hanya prajurit gugur, dua prajurit TNI lain atas nama Lettu (Inf) Sulthan Wirdean Maulana dan Praka Deni Rianto juga mengalami luka-luka akibat serangan tersebut.

"Serangan semacam itu sama sekali tidak dapat diterima. Pihak-pihak yang berkonflik harus menghentikan pertempuran sesegera mungkin dan mengambil langkah-langkah konkret untuk memastikan keselamatan pasukan penjaga perdamaian PBB," tambah Mao Ning.

Mao Ning menyebut China siap memainkan peran konstruktif dalam memfasilitasi deeskalasi dan menjaga perdamaian dan stabilitas di Timur Tengah.

China pun mendesak pihak-pihak yang berkonflik untuk meredakan ketegangan dan mengambil langkah-langkah konkret untuk memastikan keselamatan pasukan penjaga perdamaian PBB.

Sementara itu, Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Mabes TNI Mayjen TNI Aulia Dwi Nasrullah belum bisa menjelaskan secara rinci apa penyebab mobil yang dikendarai prajurit TNI meledak. TNI akan menunggu hasil investigasi dari UNIFIL untuk mengungkap penyebab terjadinya ledakan tersebut.

Padahal pada Minggu (29/3), Praka Farizal Rhomadhon anggota Kompi C UNP 7-1 Satgas Yonmek XXIII-S/ UNIFIL gugur akibat adanya serangan artileri yang menghantam lokasi kontingen Indonesia di dekat Adshit al-Qusyar di Lebanon Selatan, sehingga tercatat total ada tiga prajurit TNI yang gugur dalam tugas misi perdamaian di Lebanon.

Tidak hanya Farizal saja yang menjadi korban, tiga prajurit TNI yakni Praka Rico Pramudia, Praka Bayu Prakoso dan Praka Arif juga mengalami luka-luka dalam serangan tersebut.

Atas dua kejadian tersebut, Indonesia menyerukan pertemuan darurat Dewan Keamanan PBB dan mendesak penyelidikan yang cepat, menyeluruh serta transparan atas kejadian tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Rona
Siapa Bakal Bawa Pulang Pia...
Olahraga
Pelepasan Kontingen Merah P...
Advertisement
Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

12 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.