UMKM IKN Laris Manis saat Libur Lebaran
Senin, 30 Mar 2026, 03:27 WIBNusantara - Omset usaha pelaku kecil dan menengah (UMKM) di Ibu Kota Nusantara (IKN) mengalami peningkatan drastis hingga belasan dan puluhan juta per hari selama libur Idul Fitri 2026, berkat tingginya pengunjung hingga ribuan orang per hari.
âKunjungan masyarakat untuk melihat langsung hasil pembangunan IKN tidak hanya menciptakan keramaian, tetapi juga menguatkan ekonomi bagi pelaku UMKM,â ujar Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Komunikasi Publik sekaligus Juru Bicara Otorita IKN, Troy Pantouw di Nusantara, Sabtu (28/3).
Ia menyebut bahwa ramainya tingkat kunjungan wisatawan di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) dan di sekitar IKN, terbukti mendorong peningkatan pendapatan masyarakat setempat, baik bagi pelaku usaha, tenaga kerja, dan subsektor turunannya.
Sejumlah pelaku UMKM mengaku mengalami peningkatan omset selama periode libur lebaran. Nita misalnya, pelaku usaha di Café Sepaku Empat ini mengaku aktivitas penjualan meningkat signifikan pada hari-hari awal Lebaran.
âAwalnya omset sekitar Rp1,8 juta per hari. Namun, selama Lebaran hari pertama hingga ketiga, omset meningkat signifikan menjadi sekitar 10 juta rupiah sampai 15 juta rupiah per hari,â ujar Nita.
Ia mengatakan bahwa jenis makanan tradisional ala Jepang seperti mochi, menjadi produk yang paling laris. Meski proses pembuatannya cukup lama, namun penjualannya sangat cepat, terutama diminati oleh anak-anak dan remaja.
Sementara Wahyu, penjual dawet ayu âBang Brewokâ yang menempati gerai di area Plaza Seremoni juga mencatat peningkatan penjualan dagangannya, yakni dengan omset antara 10 juta rupiah sampai 12 juta rupiah per hari.
Kemudian Dina, pelaku UMKM suvenir Nusantara, menyebutkan bahwa omset yang pihaknya peroleh meningkat hingga dua kali lipat dibandingkan hari biasa, terutama dari penjualan baju Nusantara.
Di sektor kuliner modern, Ichi dari Goffee Latte dan BJ Resto, mengatakan bahwa omset meningkat saat libur Lebaran dan adanya kegiatan di kawasan IKN.
âMisalnya, saat libur seperti ini atau ketika ada kegiatan tertentu, omset kami bisa tembus antara Rp10 juta hingga Rp15 juta. Tapi jika tidak ada momen libur atau tidak ada kegiatan di IKN, rata-rata di kisaran Rp2 juta atau Rp3 juta per hari,â ujar Ichi.
Sri Mus Mulyawati, dari Dâsweet Nusantara, menyampaikan bahwa dari beragam produk yang disiapkan, bakwan malang merupakan menu favorit yang menjadi daya tarik utama bagi pengunjung. âRasa bakwan ini bikin kangen pengunjung. Itu testimoni pengunjung sendiri yang disampaikan ke saya. Katanya kalau ke IKN, itu ingatnya Bakwan Malang Dâsweet Nusantara,â ujarnya.
Ia mengatakan bahwa selama libur Lebaran, omset bisa mencapai 10 juta rupiah sampai 20 juta rupiah per hari. Banyak pengunjung yang sudah pernah merasakan bakwan tersebut kemudian datang lagi karena mengingat menu dan rasa yang khas.
âAkses menuju kawasan IKN menjadi faktor penting dalam peningkatan jumlah kunjungan. Pembukaan akses jalan selama periode libur menjadi pengaruh besar terhadap tingginya arus pengunjung,â tutur Mulyawati. Ant/and
Redaktur: Andes Tanjung
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Daftar Lengkap Kantong Parkir Car Free Night Malam Takbiran: Dari Monas hingga Wisma Mandiri
-
Otorita Buka Ruang Keterlibatan Profesional Bangun IKN
-
Panglima TNI Anugerahkan KPLB kepada Prajurit Juara Hafalan 30 Juz Al-Qur’an
-
Pertamina Tambah Pasokan Elpiji untuk Penuhi Masyarakat Sumbar Jelang Lebaran
-
Gibran Bisa Mulai Ngantor di IKN Tahun 2026
-
Iran Tegaskan Tak Pernah Minta Gencatan Senjata
-
Cegah Campak, Dinkes Lebak Gencarkan Imunisasi dan Pola Hidup Bersih.
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.