Sawah Kering di Boyolali Bakal Dialiri Air Stabil Sepanjang Tahun, Ini Rahasianya

Senin, 30 Mar 2026, 03:20 WIB

BOYOLALI - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menginstruksikan percepatan pembangunan saluran tersier guna mengoptimalkan distribusi air dari infrastruktur Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) di Desa Ketintang, Kabupaten Boyolali, Minggu (29/3).

Langkah ini diambil sebagai respons atas menurunnya fungsi Bendung Boyo yang sebelumnya mengairi ratusan hektare sawah namun kini tidak lagi optimal. Dengan mengandalkan sumur bor sedalam 120 meter, sistem JIAT ini diproyeksikan mampu memberikan kepastian pasokan air bagi para petani agar tidak lagi bergantung pada curah hujan, sekaligus menjaga stabilitas produksi pangan nasional di tengah ancaman kekeringan.

Ket. Foto: Menteri PU Dody Hanggodo meninjau langsung infrastruktur Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) di Desa Ketintang, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah pada Minggu (29/3). — Sumber: ANTARA/Aji Cakti

“Air ini harus kita hemat dan kelola dengan baik. Saya minta agar jaringan tersier segera dibangun, sehingga air tidak terbuang dan bisa menjangkau lebih banyak sawah secara efisien,” ujar Dody di Desa Ketintang, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah pada Minggu (29/3).

Dody meninjau langsung JIAT di Desa Ketintang, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan ketersediaan air bagi lahan pertanian tetap terjaga, terutama di tengah menurunnya layanan irigasi dari Bendung Boyo.

Keberadaan Bendung Boyo milik Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang sebelumnya mengairi ratusan hektare sawah kini tidak lagi berfungsi optimal. Kapasitas layanan yang sebelumnya mencapai sekitar 700–800 hektare menurun menjadi kurang dari 500 hektare, sehingga petani sangat bergantung pada curah hujan untuk bercocok tanam.

Melalui pembangunan JIAT, Kementerian PU menghadirkan alternatif sumber air berbasis air tanah untuk mendukung keberlanjutan pertanian, terutama pada musim kemarau.

Menteri Dody menegaskan bahwa keberadaan sumber air perlu diiringi dengan distribusi yang efisien hingga ke lahan pertanian.

“Insya Allah ketahanan pangan kita aman. Yang penting kita siapkan airnya dari sekarang, kita kelola dengan baik, dan kita pastikan distribusinya efisien,” tambah Menteri Dody.

JIAT di Desa Ketintang merupakan sistem irigasi berbasis air tanah dengan kedalaman sumur sekitar 120 meter yang dilengkapi jaringan pipa dan rumah pompa untuk mengalirkan air ke lahan pertanian.

Secara teknis, JIAT di wilayah Boyolali ini memiliki kapasitas layanan sekitar 20 hektare, dengan jaringan pipa sepanjang kurang lebih 700 meter dan delapan unit box pembagi air.

Dengan adanya sistem ini, petani dapat memanfaatkan air secara lebih stabil sepanjang tahun dan tidak lagi hanya bergantung pada musim hujan.

Selain pembangunan jaringan tersier, Kementerian PU juga akan mempertimbangkan dukungan infrastruktur pendukung lainnya seperti jalan usaha tani guna memperlancar akses distribusi hasil pertanian.

Kementerian PU terus memperluas pembangunan JIAT di berbagai wilayah sebagai bagian dari strategi menghadapi potensi kekeringan dan menjaga produksi pangan nasional melalui penyediaan infrastruktur air yang andal dan berkelanjutan.

  • dody hanggodo
  • menteri pu
  • irigasi boyolali
  • jiat desa ketintang
  • bendung boyo
  • kementerian pekerjaan umum

Redaktur: alfred

Penulis: Alfred, Antara

Berita Terbaru

Status Siaga Kekeringan Meteorologis untuk Seluruh Wilayah Jateng

Rumah Adat Wisata Sade Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus pada Pemulihan Korban

Cincinnati Open, Area Sial bagi Swiatek Dikalahkan Pegula

Prawirotaman Adakan Festival Guna Menunjang Kunjungan Wisata

Warga Semarang yang Akan Menikah, Lihat Pameran 50 Vendor Wedding

Jatim Hari Ini Cerah-Berawan, Gelombang hingga 3,7 Meter Mengintai Perairan Selatan

Gubernur Emanuel Melkiades Bawa Bantuan ke Tiga Titik Terdampak Gempa M7,7 di Riung

Real Madrid di Bawah Pelatih Mourinho Kalahkan Espanyol 2-1

Putus Akibat Gempa, Akses Jembatan Wae Dampek di Manggarai Timur Pulih

Kapal Kargo Muatan Bijih Besi Tujuan Singapura Tenggelam di Lepas Pantai India, Dua ABK Selamat

Kucuran Beras Capai 1,65 Juta Ton, Pemerintah Optimistis Rem Harga Beras di Puncak El Nino

BPBD Cilacap Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Kekeringan Meteorologis

Menlu Tiongkok Wang Yi Temui Ketua DEN RI Luhut Panjaitan Bahas Investasi di Indonesia

Ratusan Rumah Adat Sade Ludes Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus Pulihkan Korban

Korea Utara Tuding Rencana Perluasan Anggaran Pertahanan Jepang Sebagai 'Persiapan Perang'

Brentford Kalahkan Tottenham Hotspur dengan Skor Telak 3-0

Pemprov NTT Percepat Perbaikan Infrastruktur Terdampak Gempa M7,7

Pemerintah Kota Batam Siapkan Subpenyalur BBM Nelayan di Pulau Rempang

Permudah Akses BBM Subsidi, Pemkot Batam Siap Bangun SPBU untuk Nelayan di Pulau Rempang

Harga Daging Ayam Ras di Dua Kabupaten di Riau di Atas Rp40.000/Kg

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.