Gempuran Amerika ke Venezuela Tak Menyentuh Aset Minyak Milik Pertamina

Senin, 05 Jan 2026, 13:26 WIB

JAKARTA – Diam-diam ternyata Indonesia memiliki minyak di Venezuela melalui. PT Pertamina Internasional Eksplorasi dan Produksi (PIEP). Menurut Pertamina aset minyak milik mereka di Venezuela tidak terdampak menyusul serangan Amerika Serikat ke negara tersebut. PIEP menguasai 71,09 persen saham perusahaan minyak dan gas asal Prancis, Maurel & Prom (M&P), yang memiliki aset di Venezuela.

“Sehubungan dengan perkembangan situasi terkini, berdasarkan pemantauan yang dilakukan, hingga saat ini tidak terdapat dampak terhadap aset dan staf M&P di Venezuela,” kata Manager Relations PIEP Dhaneswari Retnowardhani dalam pernyataan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin.

Ket. Foto: reaksi serangan amerika — Sumber: ist

Sebagai langkah antisipasi, Dhaneswari menyatakan PIEP terus berkoordinasi dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Caracas. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga keselamatan pekerja serta memastikan operasional tetap berjalan normal.

PIEP selama ini aktif mengakuisisi dan mengelola lapangan migas di berbagai negara untuk mendukung kebutuhan energi domestik sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional.

Hingga kini, Pertamina memiliki aset migas di 11 negara, antara lain Aljazair, Malaysia, Irak, Prancis, Italia, Tanzania, Gabon, Nigeria, Kolombia, Angola, dan Venezuela.

Situasi politik Venezuela semakin menjadi sorotan setelah Presiden Nicolas Maduro dan istrinya ditangkap dan dibawa ke Amerika Serikat. Serangan AS terhadap instalasi sipil dan militer juga menimbulkan ledakan besar di sejumlah negara bagian.

Presiden AS Donald Trump menyatakan pemerintahannya akan sementara mengambil alih kendali Venezuela hingga transisi kekuasaan berlangsung. Ia juga mengumumkan rencana investasi miliaran dolar oleh perusahaan minyak AS untuk memulihkan produksi minyak di negara Amerika Selatan tersebut.

Sementara itu, Pemerintah Indonesia menyerukan agar semua pihak mengedepankan dialog, menahan diri, serta mematuhi hukum internasional, termasuk Piagam PBB dan hukum humaniter internasional.

Komisi Pembebasan Maduro

Sementara itu, Pemerintah Venezuela membentuk komisi khusus untuk membebaskan Presiden Nicolás Maduro dan istrinya, kata Menteri Informasi dan Komunikasi Venezuela Freddy Nanez pada Senin (5/1).

"Hari ini, dalam rapat Dewan Menteri, presiden sementara membentuk komisi tingkat tinggi untuk membebaskan Presiden Nicolás Maduro dan istrinya,” kata Nanez dalam pernyataan yang disiarkan di Telegram. Komisi tersebut akan dipimpin oleh Ketua Majelis Nasional Venezuela Jorge Rodriguez.

Penangkapan Presiden Venezuela telah dikonfirmasi oleh Presiden AS Donald Trump ketika ia mengunggah foto Maduro di platform media sosial Truth Social pada Sabtu.

Dalam foto tersebut, Maduro terlihat mengenakan setelan olahraga, matanya ditutup, dan headphone terpasang di telinganya. Sebelumnya pada hari yang sama, Trump mengumumkan bahwa AS telah melancarkan serangan skala besar ke Venezuela dan menangkap Presiden Maduro.

Kementerian Luar Negeri Venezuela berencana mengajukan banding ke organisasi internasional atas tindakan AS dan mendesak Dewan Keamanan PBB untuk menggelar rapat darurat.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

Berita Terbaru

Debut Manis Morgan Rogers di Chelsea, Cetak Gol tapi Akui Belum Maksimal

Tottenham Resmi Datangkan Savinho dari Manchester City, Nilai Transfer Capai 2,05 Triliun Rupiah

Review Batman: Knightfall Part 1, Ketika Batman Dihancurkan dari Dalam

Transportasi Umum Diperluas, Polusi Jakarta Tak Kunjung Tuntas

Zero ODOL Berlaku 2027, Pelanggar Siap Didenda

Misi Rahasia? C-17 Globemaster Angkatan Udara AS Mendarat di Moskow, Kremlin: Kami Tak Punya Informasi

Joe Taslim Dirumorkan Jadi Mister Negative di Film Spider-Man Berikutnya

Sydney Sweeney Tantang Tom Cruise Lewat Aksi Wing-Walking ala Mission: Impossible

Bukan sekadar Kain Hiasan, Wastra Ecoprint Flora Benuanta, Rekam Jejak Keanekaragaman Hayati Kalimantan, Sebuah Keindahan Tanpa Duplikat

Karya Kreatif Indonesia 2026: UMKM Jambi Binaan BI Raup Penjualan Rp675,87 Juta

Dorong Keberlanjutan Sektor Bangunan, Schneider Electric Kampanyekan Teknologi Berbasis Data

PLTS 100 GWp Hemat APBN Rp73 Triliun per Tahun dan Ciptakan 5,5 Juta Lapangan Kerja

Kolaka Jadi Lumbung Padi Sultra, Pemkab Siapkan Lahan untuk RMU

Konflik Sudan Selatan Memanas, Dua Personel Perdamaian PBB Asal Ethiopia Tewas Ditembak

Seolah Tak Pernah Padam, Horor Wabah Ebola Kongo Tembus 5.500 Kasus

Perkuat Kemitraan Industri, RI-India Bidik Kolaborasi di EV, Semikonduktor & Digital

Pemkab Karawang Salurkan Puluhan Pompa untuk Petani Atasi Kekeringan

184 Ribu Warga Jateng Terdampak Kekeringan, PU Distribusikan Air Bersih ke 24 Kabupaten

Pengembangan Ekraf Berbasis Wellness Didorong Wamenekraf jadi Peluang Baru Pertumbuhan Ekonomi

BPBD Gunungkidul Salurkan 2,4 Juta Liter AIr selama Kekeringan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.