Darurat Sampah Banjarmasin, Wali Kota Yamin Instruksikan Camat & Lurah Turun Tangan

Senin, 30 Mar 2026, 19:05 WIB

BANJARMASIN - Pemerintah Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, resmi mengaktifkan sistem monitoring pemilahan sampah skala rumah tangga yang dikoordinasikan langsung oleh camat hingga lurah di seluruh wilayah.  

Wali Kota Banjarmasin H Muhammad Yamin HR di Banjarmasin, Senin, menyampaikan instruksi langsung kepada para camat dan luruh agar menjadi garda terdepan di masyarakat untuk monitoring secara intens dan memetakan secara konkret terhadap teknis pemilahan hingga pengelolaan sampah yang dilakukan di tingkat bawah. 

Ket. Foto: Wali Kota Banjarmasin HM Yamin saat memimpin rapat koordinasi terkait Komitmen Pemilahan Sampah Skala Rumah Tangga antara Dinas Lingkungan Hidup (DLH) kota Banjarmasin dengan Camat dan Lurah, di Balaikota, Senin (30/3). — Sumber: ANTARA/Sukarli

Langkah ini harus diambil, kata Yamin, guna mempercepat respons penanganan sampah di lapangan yang masih menjadi tantangan serta memastikan kebersihan lingkungan itu terjaga hingga ke pelosok pemukiman. 

"Ulun (saya) berharap dengan kewenangan yang dimiliki, camat dan lurah bisa membersamai penanganan sampah yang ada di kota Banjarmasin," ujarnya.

Dia mengungkapkan hasil monitoring dari Kementerian Lingkungan Hidup RI yang mencatat masih adanya titik-titik tumpukan sampah liar yang cukup mengganggu mobilitas masyarakat di kota ini.   

"Hal ini tentu menjadi evaluasi kita, ulun (saya) selalu menuntut adanya inovasi dari camat maupun lurah agar kita bisa segera keluar dari persoalan ini. Juga berharap Kadis LH yang baru dapat memberi dorongan motivasi dan dukungan, termasuk anggaran yang ada di DLH kalau memang dibutuhkan kita geser saja ke kecamatan dan kelurahan," ujarnya.

Pemkot Banjarmasin menggalakkan pemilahan sampah untuk menangani darurat sampah akibat ditutupnya Tempat Pemrosesan Akhir Sampah (TPAS) Basirih oleh Kementerian Lingkungan Hidup sejak Februari 2025 hingga sekarang.

Pemkot Banjarmasin tidak hanya mendirikan rumah pilah sampah di setiap kelurahan, namun juga mengajak masyarakat untuk memilah sampah sebelum membuangnya ke TPS.

Sampah yang bernilai ekonomis seperti sampah botol plastik dan lainnya bisa diserahkan di bank-bank sampah, sedangkan sampah yang basah bisa dijadikan kompos untuk mengurangi beban timbunan sampah di TPS yang akhirnya dibuang ke TPAS Banjarbakula di Kota Banjarbaru.

  • banjarmasin
  • darurat sampah
  • pemilahan sampah
  • wali kota banjarmasin

Redaktur: alfred

Penulis: Alfred, Antara

Berita Terbaru

Maybank Marathon Targetkan Ajang Netral Karbon pada 2030

Edukasi dan Literasi Lingkungan pada Anak Usia Dini lewat Aksi Tanam Pohon

PLLA-LaSynPro Dorong Pendekatan Regeneratif dalam Estetika Medis Berbasis Bukti Ilmiah

Nama Besar Manchester United Hancur! Tim Promosi Hull City Tundukkan Setan Merah 2-0

Empat Remaja Terseret Ombak Saat Bermain di Pantai Tuturuga Minahasa

ASBANDA Dorong Simpeda Bertransformasi jadi Tabungan Digital yang Dekat dengan Masyarakat

Sandang Status UNESCO Media Arts, Malang Diminta Menekraf Buka Lapangan Kerja Inklusif

Indonesia Juara di Ajang FIFAe Continental Championship 2026 Asia

Indonesia Memborong Medali di Kejuaraan Open Water Swimming Asia Tenggara

30 UMKM Binaan BI DKI Mejeng di KKI 2026, Target Perluas Pasar & Akses Pembiayaan

UMKM Tak Boleh Jalan di Tempat, BI Gandeng Generasi Muda Perluas Pasar

Demi Keselamatan, KAI Cirebon Benahi 30 Km Jalur Rel

Kemarau Panjang Bikin Petani Cemas, 1.400 Hektare Lahan Parigi Moutong Terdampak Kekeringan

Melon dari Bulak Peni, Manisnya Panen untuk Kemandirian Pangan Kulon Progo

Penumpang Diprediksi Membludak Saat Libur Maulid Nabi, KAI Palembang Tambah Gerbong Eksekutif

RUU Masyarakat Adat Perkuat Perlindungan Hak Masyarakat Adat SORONG – Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung menegaskan Rancangan Undang-Undang (RUU) Masyarakat Adat

Pansus RUU Daerah Kepulauan Matangkan Skema Dana Khusus

Desa Pampang Bersolek dari Sisi SDM, Samarinda Kejar Lonjakan Wisatawan

Gen Z Sulit Cari Kerja, Ekraf Disiapkan Jadi Mesin Lapangan Kerja Baru

Jangan Sampai Krisis Pangan Saat Bencana, Bapanas Siapkan Rp1,2 Triliun

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.