Antonelli Tak Terbendung, Juara di GP Jepang dan Pimpin Klasemen F1

Minggu, 29 Mar 2026, 16:09 WIB

SUZUKA - Pembalap remaja asal Italia Kimi Antonelli kembali menegaskan statusnya sebagai bintang baru Formula 1 usai menjuarai Grand Prix Jepang sekaligus merebut puncak klasemen sementara, Minggu (29/3). Pembalap Mercedes AMG Petronas Formula 1 Team itu mengamankan kemenangan kedua beruntun pada musim ini, menjadikannya pemimpin klasemen termuda sepanjang sejarah di usia 19 tahun.

Balapan di Suzuka Circuit, berlangsung dinamis. Antonelli yang старт dari pole position sempat merosot hingga posisi keenam pada fase awal. Namun, dengan manajemen ban yang matang dan ritme balap yang konsisten, ia mampu bangkit dan melesat ke depan, menutup lomba dengan keunggulan 13,7 detik atas pembalap McLaren Formula 1 Team, Oscar Piastri. Podium ketiga ditempati Charles Leclerc dari Scuderia Ferrari.

Ket. Foto: Kimi Antonelli. — Sumber: AFP

Di belakang mereka, rekan setim Antonelli, George Russell, finis keempat. Juara dunia bertahan Lando Norris menempati posisi kelima bersama McLaren, diikuti Lewis Hamilton yang masih berjuang menemukan konsistensi bersama Ferrari.

Kemenangan di Suzuka memperpanjang tren positif Antonelli setelah sebelumnya berjaya di GP China. Tambahan poin penuh membuatnya unggul sembilan angka atas Russell dalam klasemen sementara. Ia juga mencatatkan sejarah sebagai pembalap Italia pertama sejak Alberto Ascari pada tahun 1953 yang mampu memenangi dua balapan Formula 1 secara beruntun.

Momen krusial balapan terjadi saat sejumlah pembalap depan memilih masuk pit untuk mengganti ban. Situasi berubah drastis ketika pembalap Haas F1 Team, Oliver Bearman, mengalami kecelakaan keras yang memicu keluarnya safety car. Antonelli memanfaatkan momentum tersebut dengan sempurna, melakukan pit stop tanpa kehilangan posisi terdepan—sementara Russell yang sudah lebih dulu masuk pit harus kehilangan peluang emas.

“Saya memang beruntung dengan safety car, tetapi kecepatan mobil benar-benar luar biasa di akhir,” ujar Antonelli melalui radio tim. Insinyurnya menimpali dengan nada lega, “Hari ini kita lolos dari situasi yang berbahaya.”

Bearman sendiri dipastikan dalam kondisi aman meski sempat mengalami benturan keras. Insiden terjadi saat ia mendekati Franco Colapinto dari Alpine F1 Team, kehilangan kendali di atas rumput sebelum menghantam pembatas lintasan. Hasil pemeriksaan medis menunjukkan hanya memar di lutut kanan tanpa cedera serius.

Sementara itu, Pierre Gasly finis ketujuh untuk Alpine. Juara dunia empat kali Max Verstappen harus puas di posisi kedelapan bersama Red Bull Racing. Liam Lawson dan Esteban Ocon melengkapi posisi 10 besar.

Hasil di Suzuka menegaskan bahwa Antonelli bukan sekadar fenomena sesaat. Dengan konsistensi dan ketenangan di lintasan, ia kini menjelma sebagai penantang serius dalam perburuan gelar juara dunia Formula 1 musim ini.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.