PSG Dapat “Kelonggaran”, Laga Ligue 1 Ditunda Demi Fokus Hadapi Liverpool di Liga Champions
Jumat, 27 Mar 2026, 07:00 WIBPARIS, PRANCIS â Otoritas Ligue 1, Ligue de Football Professionnel (LFP), resmi menunda pertandingan krusial Paris Saint-Germain (PSG) kontra Lens yang semula dijadwalkan berlangsung pada tanggal 11 April. Keputusan ini diambil untuk memberi waktu istirahat tambahan bagi PSG di tengah padatnya agenda perempat final Liga Champions menghadapi Liverpool.
Dalam pengumuman resmi yang dirilis Kamis (26/3) waktu setempat, LFP menyebut laga tersebut kini dijadwalkan ulang pada tanggal 13 Mei, bertepatan dengan fase akhir musim Ligue 1. Langkah ini dinilai sebagai upaya menjaga performa wakil Prancis di kompetisi Eropa.
PSG dijadwalkan menjamu Liverpool pada leg pertama perempat final Liga Champions pada 8 April di Paris, sebelum bertandang ke markas lawan di Anfield untuk leg kedua pada 14 April. Dengan jadwal yang padat dan intensitas pertandingan tinggi, tambahan waktu pemulihan dianggap krusial bagi skuad asuhan Luis Enrique.
Namun, keputusan ini memicu kontroversi. Lens secara terbuka menyatakan keberatan atas penundaan tersebut. Pasalnya, laga tersebut memiliki arti penting dalam perburuan gelar Ligue 1 musim ini. Saat ini, Lens menempati posisi kedua klasemen, hanya terpaut satu poin dari PSG, dengan tujuh pertandingan tersisa. Sementara itu, PSG, yang berstatus juara bertahan Eropa, masih memiliki satu laga tunda.
Tak hanya PSG, LFP juga memberikan perlakuan serupa kepada Strasbourg. Pertandingan mereka melawan Stade Brestois 29 yang dijadwalkan pada akhir pekan yang sama turut diundur ke 13 Mei. Kebijakan ini diambil untuk membantu Strasbourg mempersiapkan diri menghadapi perempat final UEFA Europa Conference League melawan klub Jerman, Mainz 05.
LFP menegaskan bahwa kebijakan penjadwalan ulang ini merupakan bagian dari komitmen mereka untuk mendukung klub-klub Prancis agar mampu tampil maksimal di pentas Eropa. Keberhasilan tersebut dinilai penting demi menjaga jatah empat wakil Ligue 1 di Liga Champions pada musim-musim mendatang.
Meski menuai pro dan kontra, keputusan ini kembali menyoroti dilema klasik antara kepentingan domestik dan ambisi di kancah internasional, sebuah tarik ulur yang kerap mewarnai kalender sepak bola modern.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Slot Pastikan Harvey Elliott Kembali ke Liverpool Usai Gagal Bersinar di Aston Villa
-
Tim-tim Besar Italia Absen di Liga Chamions, Termasuk AC Milan
-
Final Liga Championa, Perkiraan Susunan Pemain Arsenal dan PSG
-
Darwin Nunez Ditawarkan Kembali ke Liverpool, Iraola Dihadapkan pada Dilema Besar
-
Reformasi PSG di era Luis Enrique Berbuah Manis sebagai Kampiun Eropa
-
Paris Saint-Germain Raih Gelar Ligue 1 Kelima Beruntun
-
Arteta vs Luis Enrique: Sahabat Lama, Rival di Final Liga Champions
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.