Jalan di Pulogadung Ambles, Warga Desak Pemkot Jaktim Segera Lakukan Perbaikan

Kamis, 26 Mar 2026, 16:50 WIB

JAKARTA - Warga di kawasan Jalan Kayu Mas Utara, Pulogadung, Jakarta Timur, mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) untuk segera memperbaiki jalan ambles yang terjadi sejak sepekan terakhir agar tidak menghambat mobilitas pengendara yang hendak melintas.

"Harapan saya semoga jalanan yang udah amblas ini segera diperbaiki, soalnya bahaya buat kita," kata Kasiyah, warga RT 11/RW 03 Pulogadung, Jakarta Timur, yang ditemui di lokasi, Kamis (26/3).

Ket. Foto: Jalan di Pulogadung, Jaktim ambles. — Sumber: antara foto

Menurut Kasiyah, kondisi jalan yang rusak parah ini dapat membahayakan keselamatan pengguna jalan dan mengganggu aktivitas sehari-hari masyarakat.

Hingga kini, jalan tersebut belum dapat dilalui mobil. Bahkan, pengendara motor pun hanya bisa melintas secara terbatas di sisi jalan yang tersisa.

Kasiyah khawatir kondisi ini dapat memicu kecelakaan jika tidak segera ditangani. Apalagi, kondisi jalan sudah sangat mengkhawatirkan karena diduga telah berlubang dan rapuh.

"Sudah parah, di bawahnya itu seperti bolong-bolong. Takutnya kalau dilewati malah tambah amblas," ujar Kasiyah.

Warga juga berinisiatif memasang pagar pembatas dan tanda peringatan di sekitar lokasi untuk mencegah dan memperingatkan kendaraan yang hendak melintas guna menghindari risiko kecelakaan.

"Sudah dipagari, supaya tidak ada yang lewat. Kalau dipaksakan, bahaya," ucap Kasiyah.

Menurut Kasiyah, amblesnya jalan itu mengganggu mobilitas warga. Banyak pengendara yang terpaksa memutar balik karena tidak dapat melintasi jalan tersebut, terutama kendaraan roda empat.

"Mobil sudah tidak bisa lewat, jadi orang-orang pada putar balik. Aktivitas jadi terganggu," ucap Kasiyah.

Selain itu, warga khawatir jika kondisi jalan terus dibiarkan tanpa perbaikan berpotensi memperparah kerusakan, terutama saat curah hujan tinggi.

Warga mengaku telah melaporkan kejadian ini kepada pihak Kelurahan Pulo Gadung. Petugas dari Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) juga disebut telah beberapa kali datang ke lokasi untuk melakukan pengecekan.

Namun, hingga beberapa hari setelah kejadian, belum terlihat adanya perbaikan yang dilakukan.

Warga lainnya, Kasan (46), meminta pemerintah kota dapat meningkatkan pemeliharaan rutin jalan guna mencegah kerusakan jalan sebelum ambles.

"Kalau sering dicek mungkin bisa ketahuan lebih cepat, jadi tidak sampai amblas begini," kata Kasan.

Kasan menduga salah satu penyebab kerusakan yakni drainase jalan yang kurang optimal, sehingga air hujan menggerus struktur tanah di bawah jalan.

"Kalau hujan deras, airnya menggenang. Mungkin itu juga bikin bawahnya jadi rapuh," ucap Kasan.

Kasan berharap Pemerintah Kota Jakarta Timur dapat meningkatkan program pemeliharaan jalan secara berkala, termasuk inspeksi rutin dan penanganan cepat terhadap kerusakan ringan.

Pantauan di lokasi jalan ambles di Jalan Kayu Mas Utara, Pulogadung, sudah rusak cukup parah dan belum dapat dilalui kendaraan roda empat.

Bagian jalan yang ambles tampak membentuk cekungan cukup dalam dengan permukaan aspal yang pecah dan tidak rata.

Di sekitar titik ambles, terlihat pagar pembatas sederhana yang dipasang warga untuk menutup akses jalan.

Pembatas tersebut terbuat dari material sederhana, seperti bambu dan papan, serta dilengkapi tanda peringatan agar pengendara tidak melintas.

Sejumlah pengendara motor terlihat masih melintas secara hati-hati di sisi jalan yang tersisa. Mereka terpaksa memperlambat laju kendaraan dan bergantian saat melintas karena ruang jalan yang sempit.

Sementara itu, mobil tidak dapat melintasi jalan tersebut dan terpaksa mencari jalur alternatif atau berputar balik.

Lingkungan sekitar lokasi terlihat relatif sepi dari lalu lintas kendaraan dibandingkan hari biasa.

Redaktur: Sriyono

Penulis: Sriyono

Berita Terbaru

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

Kodaeral XIII Gelar Lomba Speedboat di Tarakan, Dorong Potensi Kemaritiman Kaltara.

Takdir Geografis Gambia, Negara Terkecil Afrika yang Terjepit Senegal

Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Munafri Arifuddin Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan.

Tips Mengelola Bisnis Kos-Kosan

Fulham Andalkan Serangan Balik untuk Atasi Kreativitas Chelsea 

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW: Akhlak, Ilmu, dan Kesejahteraan Umat .

Gawat Teror Melanda Thailand Selatan! Puluhan Ledakan Terjadi Hanya dalam Sehari

Kegiatan melukis caping di Kota Solo

Kenapa Awan Makin Jarang Terlihat? BMKG Sebut Monsun Australia dan El Nino yang Jadi Penyebabnya

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.