Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bandara AS Kacau Usai 40 Hari 'Shutdown', Trump Kerahkan Personel ICE

📅 Senin, 23 Mar 2026, 11:30 WIB | Oleh:
Bandara AS Kacau Usai 40 Hari 'Shutdown', Trump Kerahkan Personel ICE Doc: AFP
Ket. Para penumpang gantre untuk melewati pemeriksaan keamanan di bandara LaGuardia New York pada 22 Maret 2026.

WASHINGTON - Presiden AS Donald Trump mengumumkan pengerahan personel Dinas Imigrasi dan Bea Cukai (ICE) mulai Senin (23/3) ini untuk meningkatkan keamanan di bandara-bandara AS menyusul penghentian sebagian operasional ("shutdown") pemerintah.

Para petugas imigrasi akan dikerahkan di bandara-bandara AS mulai Senin (23/3), untuk mengurangi kepadatan yang melonjak di pemeriksaan keamanan di tengah kebuntuan anggaran selama berminggu-minggu terkait upaya deportasi massal Presiden Donald Trump, kata para pejabat.

Trump mengumumkan langkah luar biasa itu dalam sebuah unggahan media sosial pada Minggu (22/3) pagi, membuat para pejabat bergegas untuk segera mengembangkan rencana.

"Mulai Senin, ICE akan dikerahkan ke bandara-bandara untuk menolong agen TSA kita yang luar biasa yang teguh dalam tugas meski orang-orang Kiri Radikal dari Partai Demokrat ... membahayakan AS dengan menahan uang yang sudah disepakati sejak lama," kata Trump melalui Truth Social.

"Shutdown" pemerintah yang sudah berlangsung 40 hari lebih tersebut berdampak pada Departemen Keamanan Dalam Negeri (DHS), dengan Dinas Administrasi Keamanan Transportasi (TSA), yang berada di bawah DHS, terdampak paling parah.

Karyawan TSA dilaporkan tak kunjung digaji selama berminggu-minggu.

Adapun DHS sebelumnya menyatakan bahwa bandara-bandara di AS dirundung kekacauan akibat "shutdown" pemerintah yang menyebabkan antrean pemeriksaan keamanan hingga berjam-jam serta penundaan penerbangan di berbagai bandara.

"Bandara dari ujung ke ujung AS mengalami penundaan besar, antrean keamanan BERJAM-JAM, dan penerbangan yang terlewat," kata DHS melalui media sosial X, Minggu (22/3).

Tom Homan, ajudan senior presiden untuk urusan perbatasan, membenarkan kepada CNN bahwa agen Imigrasi dan Bea Cukai (ICE) akan dipindahkan dari tugas normal mereka ke bandara pada hari Senin, tetapi mereka tidak akan melakukan pekerjaan yang tidak sesuai dengan pelatihan mereka.

"Saya tidak melihat agen ICE melihat mesin sinar-X, karena Anda tidak dilatih untuk itu," katanya di acara "State of the Union" CNN.

Sebaliknya, para agen akan membantu "di mana pun kami dapat memberikan keamanan tambahan," seperti memantau pintu keluar.

"Kita akan menyusun rencana hari ini dan kita akan melaksanakannya besok," katanya.

Pendanaan untuk DHS telah terhenti sejak 14 Februari, karena anggota parlemen dari Partai Demokrat menuntut reformasi menyusul tindakan keras imigrasi yang mematikan oleh Trump di Minnesota.

Namun, DHS juga mengawasi Administrasi Keamanan Transportasi (TSA), badan yang bertanggung jawab atas pemeriksaan keamanan bandara, yang berarti staf di seluruh negeri telah bekerja selama berminggu-minggu tanpa dibayar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.