Asyik Boleh, Tapi Hati-Hati, Arus Laut Bisa Seret Wisatawan
Senin, 23 Mar 2026, 16:20 WIBLAMPUNG SELATAN â Liburan ke tempat wisata memang seru, apalagi saat suasana lagi ramai-ramainya. Tapi di tengah keseruan itu, ada satu hal yang sering dianggap sepele: mematuhi aturan dan instruksi petugas.
Padahal, aturan yang ada bukan dibuat untuk membatasi, tapi justru untuk menjaga semua orang tetap aman dan nyaman. Mulai dari batas area yang boleh dikunjungi, imbauan keselamatan, sampai pengaturan antreanâsemuanya punya tujuan yang jelas.
Petugas di lapangan juga bukan sekadar berjaga, tapi memastikan situasi tetap kondusif, apalagi saat jumlah pengunjung membludak. Dengan mengikuti arahan mereka, pengunjung ikut membantu mencegah hal-hal yang nggak diinginkan.
Pada akhirnya, liburan yang menyenangkan itu bukan cuma soal destinasi, tapi juga soal bagaimana kita menjalaninya. Sedikit lebih tertib, sedikit lebih peduli, supaya semua orang bisa menikmati momen tanpa gangguan.
Kepolisian Resor Lampung Selatan mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya terseret arus laut saat berlibur di pantai pada hari libur Lebaran 2026.
Kasat Polairud Polres Lampung Selatan IPTU Panpan Hermayadi, di Kalianda, Senin (23/3), mengingatkan bahwa sebagian besar pantai di wilayah tersebut memiliki karakter ombak tinggi serta arus balik (rip current) yang berbahaya bagi pengunjung.
âKami mengimbau kepada seluruh wisatawan agar tidak berenang di area pantai selatan. Risiko terseret arus dan tenggelam sangat tinggi,â ujar dia.
Ia menjelaskan, kondisi gelombang laut yang tidak stabil kerap menjadi penyebab utama kecelakaan laut, terutama saat terjadi lonjakan jumlah pengunjung pada masa libur panjang, seperti Lebaran.
Menurut dia, pihak kepolisian bersama instansi terkait telah memasang sejumlah rambu peringatan di titik-titik rawan serta menyiagakan personel untuk melakukan pengawasan di lokasi wisata.
Namun demikian, dirinya menegaskan bahwa keselamatan tetap menjadi tanggung jawab bersama, sehingga pengunjung diharapkan mematuhi seluruh aturan dan imbauan yang telah disampaikan.
âKami juga meminta orang tua untuk selalu mengawasi anak-anaknya, jangan sampai bermain terlalu dekat dengan ombak tanpa pengawasan,â katanya.
Selain itu, pengunjung diminta tidak memaksakan diri untuk berenang atau bermain air di luar batas aman, serta selalu memperhatikan kondisi cuaca sebelum beraktivitas di sekitar pantai.
Dia juga menambahkan, pihaknya akan terus melakukan patroli dan edukasi kepada masyarakat guna meminimalkan risiko kecelakaan selama masa libur berlangsung.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar segera menghubungi layanan darurat apabila terjadi kondisi membahayakan di lokasi wisata.
âJika terjadi keadaan darurat atau membutuhkan bantuan kepolisian, masyarakat dapat segera menghubungi call center 110 yang aktif selama 24 jam,â ujarnya.
Dengan meningkatnya kesadaran pengunjung terhadap potensi bahaya, diharapkan aktivitas wisata di kawasan pantai Lampung Selatan dapat berjalan aman dan kondusif.
âKami berharap masyarakat dapat menikmati liburan dengan aman bersama keluarga, tanpa mengabaikan faktor keselamatan,â ucapnya.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
TWA Gunung Papandayan Garut Diserbu Ribuan Pengunjung Saat Libur Lebaran
-
Akses Jalan Utama Kawasan Wisata di Sekitar Gunung Kerinci Macet Panjang
-
Musim Bediding Mengintai, Greenhouse Jadi Pelindung Kebun Petani Batu
-
Polres Donggala Meningkatkan Patroli di Sejumlah Obyek Wisata
-
Menyiagakan Petugas Gabungan di Destinasi Wisata Pantai Selatan Cianjur
-
Pengunjung padati Taman Woody Depok saat libur Lebaran
-
Usai Libur Lebaran ASN di Sulsel Wajib Bekerja dari Rumah
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.