Salat Id di Kebun Raya, Bima Arya Ajak Warga Bogor Terus Jaga Lingkungan yang Kondusif
Sabtu, 21 Mar 2026, 19:15 WIBJAKARTA - Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto menegaskan bahwa Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah menjadi momentum penting untuk memperkuat kebersamaan bangsa di tengah berbagai tantangan global. Hal tersebut disampaikan usai menunaikan salat Idulfitri di Kebun Raya Bogor, Sabtu (21/3/2026).
Menurutnya, situasi geopolitik global saat ini menghadirkan berbagai tekanan yang harus dihadapi secara kolektif oleh seluruh elemen bangsa. Kebersamaan dan solidaritas dinilai menjadi kunci utama agar Indonesia mampu bertahan sekaligus melangkah maju di tengah ketidakpastian global.
"Secara nasional, banyak tantangan kita, tapi yakinlah bila dengan kebersamaan kita, dengan tradisi kita menguatkan kebersamaan, maka kita akan bisa melewati semua," kata Bima.
Ia menekankan bahwa semangat kebersamaan tidak hanya penting di tingkat masyarakat, tetapi juga harus tercermin dalam kepemimpinan nasional dan daerah. Sinergi antara pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat dinilai menjadi fondasi penting dalam menjaga stabilitas sosial.
Bima juga mengapresiasi kondisi sosial di Kota Bogor yang dinilai tetap harmonis melalui hubungan yang erat antara ulama dan umara. Menurutnya, suasana masyarakat yang guyub serta lingkungan yang sejuk menjadi kekuatan sosial yang perlu terus dirawat.
"Kita menyadari jati diri kita sebagai manusia yang serbakekurangan. Kita berusaha untuk selalu menjadi lebih baik," ujarnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa makna Idulfitri tidak hanya sebatas perayaan kemenangan setelah menjalani ibadah puasa selama Ramadan. Momentum ini juga menjadi ruang refleksi untuk kembali pada fitrah dan memperbaiki diri secara berkelanjutan.
Selama bulan Ramadan, masyarakat telah melalui proses pembinaan spiritual yang diharapkan mampu membentuk karakter yang lebih baik. Nilai-nilai tersebut dinilai penting untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam lingkup keluarga maupun kehidupan bermasyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Bima turut menyoroti peran pemerintah dalam mengakomodasi aspirasi masyarakat di tengah berbagai keterbatasan. Ia menegaskan bahwa pemerintah terus berupaya bekerja secara optimal untuk menjawab kebutuhan publik.
"Untuk bisa bekerja keras menunaikan semua harapan dari warga," katanya.
Ia mengakui bahwa tidak semua persoalan dapat diselesaikan dalam waktu singkat, terutama di tengah dinamika global yang terus berubah. Namun demikian, komitmen pemerintah untuk terus hadir dan bekerja bagi masyarakat tetap menjadi prioritas utama.
Bima juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga kepercayaan terhadap pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah. Kepercayaan tersebut dinilai penting agar berbagai program pembangunan dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata.
Selain itu, ia menilai bahwa kebersamaan yang terbangun selama momentum Idulfitri harus terus dijaga dalam kehidupan sehari-hari. Semangat saling memaafkan dan mempererat silaturahmi diharapkan dapat menjadi fondasi dalam membangun bangsa yang lebih kuat.
Ia menambahkan bahwa tantangan ke depan tidak hanya berasal dari dalam negeri, tetapi juga dari dinamika global yang semakin kompleks. Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi yang solid antara seluruh elemen bangsa untuk menghadapi berbagai kemungkinan yang muncul.
Menurutnya, tradisi Idulfitri yang sarat nilai kebersamaan dan empati harus dimanfaatkan sebagai energi positif untuk mendorong kemajuan bangsa. Nilai tersebut juga menjadi pengingat bahwa kekuatan Indonesia terletak pada persatuan dan keberagaman yang harmonis.
Dengan semangat tersebut, ia berharap masyarakat dapat terus menjaga persatuan dan tidak mudah terpecah oleh berbagai isu yang berpotensi memecah belah. Kebersamaan dinilai sebagai modal utama dalam menghadapi masa depan yang penuh tantangan sekaligus peluang.
- Bogor
- Kemendagri
- Bima Arya
- Kebun Raya Bogor
- Wamendagri Bima Arya
- Idulfitri 1447 Hijriah
- Lebaran 2026
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
Inflasi 3,48 Persen Masuk Target, Kemendagri Soroti Harga Pangan Belum Stabil
-
Hasil Sidang Isbat Idulfitri 2026: Jadwal Pengumuman 1 Syawal 1447 H
-
Jakarta Bedug Kolosal di Bundaran HI Malam Ini dan Daftar Rangkaian Acaranya
-
Tetap Adaptif, Pemprov DKI Terapkan Skema WFO dan WFA bagi ASN Pascalibur Idulfitri
-
Pesantren Al Falah Ploso Kediri Putuskan Lebaran Hari Jumat
-
Dukcapil DKI Jakarta Sabet Penghargaan Nasional, Rekor Perekaman E-KTP Tembus 100 Persen
-
Wamendagri Bima Arya Ingatkan Praja Pratama IPDN Jaga Konsistensi Kinerja Pengabdian di Aceh Tamiang
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.