Israel Klaim Industri Nuklir Iran Hancur: Tak Ada Lagi Produksi Rudal Balistik dalam 20 Hari

Jumat, 20 Mar 2026, 16:35 WIB

JAKARTA - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan Iran tidak lagi memiliki kemampuan untuk memperkaya uranium maupun memproduksi rudal balistik. Pernyataan tersebut disampaikan dalam konferensi pers pada Kamis malam di tengah operasi militer yang berlangsung bersama Amerika Serikat.

Netanyahu menyebut operasi militer yang telah berjalan selama 20 hari bertujuan menghancurkan infrastruktur utama program nuklir dan rudal Iran. Ia menegaskan langkah tersebut dilakukan untuk menghilangkan ancaman yang dianggap membahayakan keamanan Israel.

Ket. Foto: Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan Iran tidak lagi memiliki kemampuan untuk memperkaya uranium maupun memproduksi rudal balistik. Pernyataan tersebut disampaikan dalam konferensi pers pada Kamis malam di tengah operasi militer yang berlangsung bersama Amerika Serikat. — Sumber: AFP

"(Ayatollah Ali) Khamenei memerintahkan pembaruan program rudal dan nuklir dan untuk menguburnya jauh di bawah tanah. Kami bertindak bukan hanya untuk menghancurkan rudal yang tersisa, beberapa masih ada, tetapi untuk menghancurkan industri yang memungkinkan produksi program-program ini," ujar Netanyahu.

Dalam pernyataannya, Netanyahu mengklaim bahwa hasil operasi militer telah berdampak signifikan terhadap kemampuan strategis Iran. Ia bahkan menyebut Iran kini berada dalam kondisi yang jauh lebih lemah dibanding sebelumnya.

"Sekarang, setelah 20 hari, saya dapat mengumumkan kepada Anda bahwa Iran tidak memiliki kemampuan untuk memperkaya uranium dan tidak memiliki kemampuan untuk memproduksi rudal balistik," katanya.

Ia juga menggambarkan posisi Israel sebagai kekuatan regional yang semakin dominan di tengah konflik tersebut. Menurutnya, kekuatan militer Israel saat ini bahkan dinilai sebagian pihak sebagai salah satu yang berpengaruh di tingkat global.

Dalam kesempatan itu, Netanyahu turut menyinggung kematian Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei yang disebut terjadi dalam serangan besar pada 28 Februari. Ia menyebut kondisi tersebut semakin memperlemah posisi Iran dalam konflik yang sedang berlangsung.

Berbicara kepada media internasional dalam bahasa Inggris, Netanyahu juga menanggapi rumor terkait dirinya. Ia memastikan bahwa dirinya masih dalam kondisi baik dan tetap memimpin pemerintahan Israel.

"Saya ingin mengatakan bahwa saya masih hidup dan Anda adalah saksi atas hal itu," ucapnya.

Netanyahu menegaskan bahwa operasi militer akan terus berlanjut tanpa batas waktu tertentu. Ia menyebut langkah tersebut sebagai upaya untuk menghilangkan ancaman eksistensial dari Iran terhadap Israel dan sekutunya.

"Operasi ini dirancang untuk menghilangkan ancaman eksistensial dari rezim Iran yang telah menyatakan perang terhadap AS, Israel, dan rakyat Iran," katanya.

Ia juga membantah anggapan bahwa Israel menyeret Amerika Serikat ke dalam konflik tersebut. Menurutnya, keputusan Presiden AS Donald Trump sepenuhnya didasarkan pada kepentingan Amerika Serikat.

"Apakah ada yang benar-benar berpikir bahwa seseorang dapat memberi tahu Trump apa yang harus dilakukan? Trump selalu membuat keputusannya berdasarkan apa yang menurutnya baik untuk Amerika," tegas Netanyahu.

Situasi ini menandai eskalasi ketegangan di kawasan Timur Tengah yang terus menjadi perhatian dunia internasional. Hingga kini, operasi militer masih berlangsung dan belum ada kepastian kapan konflik tersebut akan berakhir.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Paundra Zakirulloh

Berita Terbaru

Status Siaga Kekeringan Meteorologis untuk Seluruh Wilayah Jateng

Rumah Adat Wisata Sade Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus pada Pemulihan Korban

Cincinnati Open, Area Sial bagi Swiatek Dikalahkan Pegula

Prawirotaman Adakan Festival Guna Menunjang Kunjungan Wisata

Warga Semarang yang Akan Menikah, Lihat Pameran 50 Vendor Wedding

Jatim Hari Ini Cerah-Berawan, Gelombang hingga 3,7 Meter Mengintai Perairan Selatan

Gubernur Emanuel Melkiades Bawa Bantuan ke Tiga Titik Terdampak Gempa M7,7 di Riung

Real Madrid di Bawah Pelatih Mourinho Kalahkan Espanyol 2-1

Putus Akibat Gempa, Akses Jembatan Wae Dampek di Manggarai Timur Pulih

Kapal Kargo Muatan Bijih Besi Tujuan Singapura Tenggelam di Lepas Pantai India, Dua ABK Selamat

Kucuran Beras Capai 1,65 Juta Ton, Pemerintah Optimistis Rem Harga Beras di Puncak El Nino

BPBD Cilacap Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Kekeringan Meteorologis

Menlu Tiongkok Wang Yi Temui Ketua DEN RI Luhut Panjaitan Bahas Investasi di Indonesia

Ratusan Rumah Adat Sade Ludes Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus Pulihkan Korban

Korea Utara Tuding Rencana Perluasan Anggaran Pertahanan Jepang Sebagai 'Persiapan Perang'

Brentford Kalahkan Tottenham Hotspur dengan Skor Telak 3-0

Pemprov NTT Percepat Perbaikan Infrastruktur Terdampak Gempa M7,7

Pemerintah Kota Batam Siapkan Subpenyalur BBM Nelayan di Pulau Rempang

Permudah Akses BBM Subsidi, Pemkot Batam Siap Bangun SPBU untuk Nelayan di Pulau Rempang

Harga Daging Ayam Ras di Dua Kabupaten di Riau di Atas Rp40.000/Kg

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.