- Home
-
- Megapolitan
-
- Stasiun Gambir Mau Disulap...
Stasiun Gambir Mau Disulap Jadi Hub Modern Jakarta, Siap Tampung Puluhan Ribu Pemudik
Kamis, 19 Mar 2026, 06:25 WIBJAKARTA - Stasiun Gambir disiapkan menjadi simpul mobilitas modern di pusat ibu kota seiring meningkatnya kebutuhan transportasi publik. Pemerintah mendorong pengembangan kawasan stasiun agar lebih terintegrasi dan nyaman bagi masyarakat.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan perhatian besar Presiden Prabowo Subianto terhadap sektor perkeretaapian nasional. Penguatan ini menjadi bagian dari strategi besar dalam meningkatkan layanan transportasi publik.
'Stasiun Gambir perlu direnovasi, diperbaiki, dan dibuat lebih nyaman," kata Teddy Indra Wijaya.
Ia menilai Stasiun Gambir memiliki posisi strategis karena berada di pusat Jakarta. Dengan peran tersebut, pengembangan menjadi kebutuhan mendesak agar selaras dengan dinamika mobilitas perkotaan.
Menurut Teddy, momentum perhatian pemerintah harus dimanfaatkan untuk pembenahan menyeluruh. Penataan ulang kawasan dan peningkatan fasilitas dinilai penting untuk meningkatkan pengalaman pengguna.
"Pengembangan Gambir harus sejalan dengan kebutuhan mobilitas masyarakat modern," ujarnya.
Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Bobby Rasyidin menyatakan pengembangan dilakukan secara bertahap. Konsep yang diusung adalah Transit Oriented Development atau TOD yang mengintegrasikan transportasi dan kawasan.
"Pengembangan diarahkan pada integrasi kawasan dan fungsi komersial," kata Bobby Rasyidin.
Stasiun Gambir akan diperkuat sebagai hub transportasi terpadu. Integrasi dilakukan dengan layanan kereta jarak jauh, Commuter Line, MRT, hingga moda transportasi bus.
Selain itu, kawasan stasiun juga akan terhubung dengan ruang publik di sekitar Medan Merdeka. Integrasi ini mencakup akses ke area Monumen Nasional sebagai salah satu pusat aktivitas kota.
Penataan kawasan juga mencakup ruang terbuka hijau dan elemen vegetasi. Hal ini bertujuan menciptakan lingkungan yang lebih nyaman di tengah kepadatan pusat kota.
Kebutuhan pengembangan semakin terasa pada masa Angkutan Lebaran 2026. Stasiun Gambir menjadi salah satu titik dengan mobilitas tertinggi di Jakarta.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyebut tingginya volume penumpang menunjukkan peran strategis Gambir. Stasiun ini menjadi salah satu pintu utama perjalanan kereta api jarak jauh.
"Gambir menjadi simpul penting mobilitas masyarakat dari pusat Jakarta," kata Anne Purba.
Pada 18 Maret 2026, Stasiun Gambir diproyeksikan melayani 17.687 penumpang berangkat. Selain itu, sebanyak 8.046 penumpang tercatat akan tiba di stasiun tersebut.
Jumlah tersebut menempatkan Gambir sebagai stasiun keberangkatan tertinggi kedua di wilayah Daop 1 Jakarta. Posisi pertama masih ditempati Stasiun Pasarsenen dengan volume penumpang lebih tinggi.
Secara nasional, penjualan tiket kereta api juga menunjukkan tren positif. Hingga 18 Maret 2026, tiket yang terjual mencapai 3,48 juta atau 77,4 persen dari total kapasitas.
Anne menjelaskan tren mudik dengan kereta api terus meningkat sejak pertengahan Maret. Hal ini terlihat dari tingginya minat pada layanan kereta jarak jauh.
"Penjualan tiket terus meningkat secara bertahap," ujarnya.
Sejumlah rute favorit dari Stasiun Gambir antara lain menuju Yogyakarta, Semarang Tawang, Cirebon, dan Bandung. Tingginya minat ini mempertegas posisi Gambir sebagai salah satu simpul mobilitas utama nasional.
KAI mengimbau masyarakat yang belum mendapatkan tiket untuk mempertimbangkan alternatif perjalanan. Pilihan jadwal berbeda atau layanan lanjutan dapat menjadi solusi.
Dengan pengembangan yang direncanakan, Stasiun Gambir diharapkan mampu menjawab kebutuhan transportasi masa depan. Transformasi ini sekaligus memperkuat peran kereta api sebagai tulang punggung mobilitas perkotaan.
- Transportasi Publik
- PT KAI
- Transit-oriented development
- KAI
- Stasiun Gambir
- Kawasan Monas
- Seskab Teddy Indra Wijaya
- Kawasan TOD
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
Monas Didatangi Ribuan Wisatawan Lokal dan Luar Negeri saat Libur Paskah
-
Sebabkan Banjir Parah di Demak, Tanggul Sungai Tuntang yang Jebol Mulai Diperbaiki
-
Lahan KAI di Kiaracondong Bandung Bakal Disulap Jadi Hunian Vertikal TOD untuk MBR
-
KAI Percepat Proyek Peron Baru Stasiun Bogor untuk KRL 12 Rangkaian
-
SPKAI: Kecelakaan di Bekasi Timur Jadi Momentum Evaluasi Total Sistem Perkeretaapian Nasional
-
Tertabrak Kereta di Bawah Flyover Sidoarjo, Nenek 70 Tahun Meninggal
-
Tiket Kereta dari Tanah Abang ke Merak Cuma Rp11.000, Ekonomis dan Nyaman Menuju Gerbang Pulau Sumatra
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.