Meski Pasar Domestik Tutup, BI Masih Jaga Rupiah di Offshore

Rabu, 18 Mar 2026, 05:52 WIB

JAKARTA – Bank Indonesia memastikan tetap “standby” menjaga pergerakan rupiah, bahkan saat pasar dalam negeri libur sepekan karena Hari Suci Nyepi dan Hari Raya Idul Fitri.

Lewat pemantauan di pasar offshore, BI tetap sigap mengawal nilai tukar di tengah situasi global yang masih panas akibat konflik di Timur Tengah.

Ket. Foto: Ilustrasi - Petugas bank menunjukan uang pecahan rupiah dan dolar AS. — Sumber: ANTARA FOTO/ Muhammad Adimaja

Jadi, meski di dalam negeri suasana sedang jeda libur, penjagaan terhadap rupiah tetap jalan terus di “panggung” internasional.

Gubernur BI Perry Warjiyo memastikan BI tetap berada di pasar, tidak hanya pasar domestik tetapi juga pasar offshore guna menjaga stabilitas nilai tukar rupiah tanpa henti.

“Kita boleh libur Lebaran di sini, offshore Non-Deliverable Forward (NDF) terus berjalan dan BI New York juga akan terus mengawal rupiah di luar negeri,” kata Perry dalam konferensi pers hasil RDG BI secara daring di Jakarta, Selasa (17/3).

Sementara itu, Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti juga memastikan bahwa BI terus berjaga-jaga dan memantau pasar rupiah-dolar melalui NDF selama 24 jam.

Meskipun pasar domestik libur Lebaran, BI bekerja sama dengan BI New York untuk terus memantau, dan siap melakukan intervensi di pasar NDF global apabila dibutuhkan.

Di tengah volatilitas dan ketidakpastian yang sangat tinggi, Destry memastikan bahwa BI tetap fokus menjaga stabilitas rupiah.

“All effort akan kami lakukan, seperti disampaikan juga oleh Pak Gubernur, seperti yang biasa kita lakukan, intervensi di spot DNDF dan NDF untuk di pasar globalnya,” kata dia.

Di samping itu, imbuh Destry, instrumen operasi moneter juga dioptimalkan untuk memberikan yield menarik, sehingga tetap mendukung stabilitas di tengah meningkatnya risiko global.

Sebagai gambaran, Destry menyebutkan bahwa sepanjang Maret ini rupiah terdepresiasi 1,29 persen secara month to date (mtd), lebih rendah dibandingkan beberapa mata uang di kawasan, seperti India 1,52 persen dan Filipina 3,71 persen.

“Artinya, kita di kawasan ini memang menghadapi permasalahan yang sama. Tapi di Bank Indonesia tentunya kami terus akan fokus untuk menjaga stabilitas tersebut,” ujar dia.

Ia menambahkan perdagangan dengan local currency transaction (LCT) juga terus meningkat. Pada Februari 2026, total transaksi LCT mencapai 4,12 miliar dolar AS, terbesar untuk Tiongkok sebesar 3,026 miliar dolar AS.

Tren ini, catat Destry, menunjukkan meningkatnya kebutuhan transaksi menggunakan mata uang selain dolar di Indonesia.

BI pun terus mendorong pendalaman pasar keuangan mata uang lokal, seperti yuan (CNH/CNY), sehingga pelaku pasar tidak perlu lagi membeli dolar untuk melakukan konversi.

“Ini juga tentunya akan berpengaruh untuk mengurangi permintaan dolar di pasar domestik karena langsung permintaannya adalah ke mata uang mitra yang bersangkutan,” kata Destry.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Karhutla Makin Mengancam, Kemenhub Fasilitasi Pesawat Asing untuk Perkuat Penanganan

Aturan Baru Florida Bikin Geger! Ngebut Ditilang, Berkendara Lambat Juga Kena

Potensi Karhutla pada Musim Kemarau, BMKG Minta Masyarakat DIY Waspada

Karyawan Hyundai-Kia Mogok Besar-besaran, 40.000 Pekerja Khawatir Robot AI Gantikan Manusia

Kebakaran di Taman Nasional Way Kambas Berhasil Dipadamkan, Polda Lampung: Tim Pastikan Tak Ada Titik Api Lain

Fitur Canggih Mobil Ternyata Jarang Dipakai, Ada yang Tak Tahu Cara Menggunakannya

Krisis Air Bersih di Natuna! Pemkab Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak

Kekeringan Meteorologis, BMKG Ingatkan Seluruh Wilayah Jateng untuk Siaga

Curanmor Merajalela! Polda Banten Bongkar Sindikat yang Beraksi di 14 Lokasi

Status Siaga Kekeringan Meteorologis untuk Seluruh Wilayah Jateng

Rumah Adat Wisata Sade Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus pada Pemulihan Korban

Cincinnati Open, Area Sial bagi Swiatek Dikalahkan Pegula

Prawirotaman Adakan Festival Guna Menunjang Kunjungan Wisata

Warga Semarang yang Akan Menikah, Lihat Pameran 50 Vendor Wedding

Jatim Hari Ini Cerah-Berawan, Gelombang hingga 3,7 Meter Mengintai Perairan Selatan

Gubernur Emanuel Melkiades Bawa Bantuan ke Tiga Titik Terdampak Gempa M7,7 di Riung

Real Madrid di Bawah Pelatih Mourinho Kalahkan Espanyol 2-1

Putus Akibat Gempa, Akses Jembatan Wae Dampek di Manggarai Timur Pulih

Kapal Kargo Muatan Bijih Besi Tujuan Singapura Tenggelam di Lepas Pantai India, Dua ABK Selamat

Kucuran Beras Capai 1,65 Juta Ton, Pemerintah Optimistis Rem Harga Beras di Puncak El Nino

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.