BPBD Jatim-BMKG Juanda Modifikasi Cuaca untuk Antisipasi Cuaca Ekstrem 

Selasa, 17 Mar 2026, 10:38 WIB

SURABAYA – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda melakukan operasi modifikasi cuaca (OMC) di sejumlah wilayah guna mengantisipasi cuaca ekstrem.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Jatim Gatot Soebroto dalam keterangannya di Surabaya, Selasa (17/3), mengatakan pada tahap pertama OMC ini dilakukan dengan menggunakan pesawat PK-SCJ dan menyasar sejumlah wilayah di Jawa Timur (Jatim), mulai dari wilayah timur Jatim, dan selatan Jatim, mulai Situbondo, Jember dan Banyuwangi, hingga wilayah Tuban dan Mojokerto.

Ket. Foto: Tim operasi modifikasi cuaca dari BPBD Jatim bekerja sama dengan BMKG Juanda. — Sumber: ANTARA

"Pada hari pertama ini, kegiatan OMC dilakukan sebanyak tiga sortie dengan total bahan semai yang disebar sebanyak 2.800 kilogram CaO, dengan total jam terbang selama 5 jam 20 menit," katanya.

Penerbangan pertama ini melakukan penyemaian awan di wilayah Situbondo dan utara Banyuwangi.

"Sebagaimana instruksi gubernur, OMC ini kita lakukan untuk mengurangi risiko bencana hidrometeorologi selama masa Lebaran," katanya.

OMC ini, kata dia, juga sebagai wujud pelayanan Pemprov Jatim kepada masyarakat yang melakukan mudik dan balik Lebaran agar lancar saat melakukan perjalanan.

Sementara, untuk pelaksanaan OMC sortie kedua dilakukan di wilayah Tuban dan sortie ketiga dilaksanakan di wilayah Mojokerto.

"Sebagaimana yang disampaikan, OMC ini akan berlangsung selama 10 hari hingga H+5 Lebaran atau tanggal 26 Maret 2026," katanya.

Operasi modifikasi cuaca tersebut dilakukan sebagai salah satu upaya untuk mengatur cuaca akibat curah hujan yang cukup tinggi di sejumlah wilayah di Jawa Timur menjelang pergantian musim dari hujan ke kemarau.

Redaktur: Bambang Wijanarko

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.