Serie A Italia: Milan Tersandung di Markas Lazio, Como Jaga Asa ke Liga Champions
📅 Senin, 16 Mar 2026, 05:06 WIB | Oleh: Benny Mudesta PutraMILAN, ITALIA – AC Milan gagal memanfaatkan peluang untuk menekan rival sekotanya, Inter Milan, dalam perburuan gelar Serie A setelah takluk 0-1 di kandang Lazio, Senin (16/3) dini hari WIB.
Di saat yang sama, kejutan datang dari Como yang menundukkan AS Roma dengan skor 2-1 meski lawannya sempat unggul lebih dulu. Hasil tersebut menjaga peluang Como untuk mencatat sejarah dengan lolos ke Liga Champions musim depan.
Milan sebenarnya memiliki kesempatan memangkas jarak dengan Inter menjadi lima poin. Namun performa kurang tajam membuat Rossoneri justru menelan kekalahan kedua dalam empat pertandingan terakhir.
Gol tunggal kemenangan Lazio dicetak oleh Gustav Isaksen lewat penyelesaian tenang di pertengahan babak kedua. Hasil itu membuat jarak Milan dengan Inter kembali melebar menjadi delapan poin, meski sang pemuncak klasemen sebelumnya hanya bermain imbang 1-1 melawan Atalanta sehari sebelumnya.
Dengan sembilan laga tersisa, Inter tetap difavoritkan untuk merebut kembali Scudetto dari Napoli.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pelatih Milan, Massimiliano Allegri, sebelumnya menegaskan target utama timnya musim ini adalah mengamankan tiket Liga Champions. Hingga saat ini, Milan masih berada di jalur tersebut karena unggul tujuh poin atas Juventus yang berada di posisi kelima.
Namun di Stadion Olimpico yang bergemuruh, Milan tampil lambat sejak awal laga. Atmosfer stadion semakin panas karena kelompok suporter garis keras Lazio kembali hadir setelah beberapa pekan memboikot pertandingan sebagai bentuk protes terhadap kepemimpinan pemilik klub, Claudio Lotito.
Lazio tampil dominan di babak pertama. Penyerang Belanda Kenneth Taylor bahkan nyaris membuka skor ketika tembakannya menghantam mistar gawang.
Sebaiknya Anda baca juga:
Milan baru mampu menguasai permainan setelah jeda, tetapi mereka gagal benar-benar menguji kiper muda Lazio, Edoardo Motta.
Laga juga diwarnai ketegangan di penghujung pertandingan. Pelatih Lazio, Maurizio Sarri, diusir dari lapangan setelah memprotes keras lamanya waktu tambahan ketika timnya berusaha mempertahankan keunggulan.
Sementara itu, Como melanjutkan kisah mengejutkan mereka musim ini. Tertinggal lebih dulu melalui penalti cepat dari Donyell Malen, tim asuhan Cesc Fabregas bangkit di babak kedua.
Gol penyama kedudukan datang dari sepakan rendah Tasos Douvikas pada menit ke-59. Dua puluh menit kemudian, Diego Carlos menebus kesalahannya, yang sebelumnya menyebabkan penalti untuk Roma, dengan mencetak gol kemenangan di depan pendukung tuan rumah.
“Saya senang dengan keinginan dan mentalitas yang ditunjukkan tim,” kata Fabregas. “Kami masih tim muda dan masih banyak yang harus dipelajari. Kami tidak boleh cepat puas hanya karena kemenangan ini.”
Di tengah dua gol Como, bek Roma Wesley harus meninggalkan lapangan setelah menerima kartu kuning kedua. Tim tamu akhirnya tak mampu menahan gempuran Como sepanjang babak kedua.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!