Jelang Lebaran 2026, Harga Daging Sapi di Jakarta Meroket hingga Rp155 Ribu per Kg

Senin, 16 Mar 2026, 15:07 WIB

JAKARTA - Harga sejumlah komoditas pangan mulai mengalami kenaikan menjelang perayaan Hari Raya Idulfitri 2026. Lonjakan permintaan masyarakat pada akhir Ramadan mendorong peningkatan harga berbagai bahan pokok, terutama komoditas protein hewani dan cabai.

Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional yang dikelola Bank Indonesia, harga daging sapi kualitas I di DKI Jakarta pada Senin (16/3) telah mencapai Rp155.000 per kilogram. Angka tersebut tercatat telah melampaui Harga Acuan Penjualan pemerintah yang ditetapkan sebesar Rp140.000 per kilogram.

Ket. Foto: Harga sejumlah komoditas pangan mulai mengalami kenaikan menjelang perayaan Hari Raya Idulfitri 2026. Lonjakan permintaan masyarakat pada akhir Ramadan mendorong peningkatan harga berbagai bahan pokok, terutama komoditas protein hewani dan cabai. — Sumber: Koran Jakarta/Paundra Zakirulloh

Sementara itu, harga daging sapi kualitas II juga mengalami kenaikan. Komoditas tersebut tercatat berada di kisaran Rp145.850 per kilogram di wilayah DKI Jakarta.

Salah seorang pedagang daging di Pasar Minggu, Junaidi (42), mengatakan kenaikan harga daging sapi menjelang Lebaran merupakan kondisi yang hampir selalu terjadi setiap tahun. Peningkatan konsumsi masyarakat pada periode tersebut menjadi faktor utama yang memicu kenaikan harga.

"Emang setiap tahun selalu begini, harga naik karena memang banyak permintaannya. Sementara stok juga gak bisa imbangin," ujarnya.

Meski harga mengalami kenaikan, permintaan dari konsumen dinilai masih cukup tinggi. Banyak pelanggan tetap membeli daging sapi untuk kebutuhan rumah tangga maupun usaha kuliner menjelang Lebaran.

"Biasa masih bisa naik lagi sampe mendekati lebaran nanti. Mungkin puncaknya sehari sebelum Idul Fitri dan itu bisa nyentuh 160 ribu per kilo," tambahnya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan ketersediaan pasokan daging sapi di Jakarta tetap aman. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah mendatangkan sapi impor dari Australia yang tiba di Dermaga 101 Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada 23 Februari lalu.

Pemerintah daerah berharap langkah tersebut dapat membantu menjaga stabilitas harga daging menjelang Hari Raya Idulfitri. Selain itu, ketersediaan pasokan juga diharapkan mampu memenuhi peningkatan kebutuhan masyarakat selama Ramadan hingga Lebaran.

"Dengan masuknya sapi dari Australia ini, kami berharap harga daging bisa tetap stabil dan tidak mengalami kenaikan signifikan," kata Pramono.

Sebagai informasi, kebutuhan daging sapi maupun kerbau di DKI Jakarta diperkirakan mencapai sekitar 65 ton per hari. Angka tersebut biasanya mengalami peningkatan saat momen hari besar keagamaan seperti Ramadan dan Idulfitri.

Kenaikan konsumsi pada periode tersebut diperkirakan mencapai sekitar empat persen dibandingkan hari biasa. Oleh karena itu, pemerintah terus berupaya memastikan pasokan tetap tersedia agar tidak terjadi lonjakan harga yang terlalu tinggi.

Masyarakat juga dapat memantau perkembangan harga dan ketersediaan pangan melalui sistem Info Pangan Jakarta yang terintegrasi dengan aplikasi JAKI (Jakarta Kini). Sistem tersebut menyediakan informasi harga berbagai komoditas pangan di sejumlah pasar di Jakarta.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga berupaya memperkuat kemandirian pasokan daging melalui pengelolaan oleh Perumda Dharma Jaya. Perusahaan daerah tersebut diharapkan dapat mengoptimalkan infrastruktur yang telah tersedia untuk menjaga keberlanjutan pasokan.

"Jika ini berjalan baik, kebutuhan Jakarta bisa lebih banyak dikelola secara langsung oleh Dharma Jaya. Kami ingin Jakarta semakin mandiri dalam penyediaan daging. Infrastruktur sudah ada, tinggal kita optimalkan agar pasokan tetap stabil dan berkelanjutan," ujarnya.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Paundra Zakirulloh

Berita Terbaru

Siap Duduk Satu Meja? Pertemuan Putin dan Donald Trump di KTT APEC Tinggal Menunggu Waktu!

Mencekam! Lahan Gambut Pinggir Jalan Tol Mendadak Terbakar, Petugas Bertarung Tengah Malam!

Harga Bahan Pokok Lebak Merangkak Naik, Ada Apa dengan Pasar?

Tinggalkan Cara Lama! UMKM Papua Dipaksa Naik Kelas Lewat Jurus Digital BI!

Ekspedisi Patriot Gebrak di Kawasan Transmigrasi Simeulue, Budi Daya Ikan Dibidik Jadi Mesin Ekonomi

Omzet UMKM di KKI 2026 Tembus Rp144,2 Miliar, Produk Lokal Makin Menggigit

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

Jalan-Jalan Makin Nyaman, Bogor Siapkan Bus Listrik untuk Rute Wisata

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.