Perang Timur Tengah Buka Peluang Industri Pupuk Indonesia

Jumat, 13 Mar 2026, 01:00 WIB

Jakarta - Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono mengungkapkan banyak negara ingin mengimpor pupuk urea dari Indonesia akibat Perang Iran-Amerika Serikat (AS).

"Gara-gara perang ini, itu hampir banyak negara menginginkan urea. Jadi banyak negara itu kemudian ingin impor urea banyak dari tempat kita. Kita diminta untuk ekspor banyak urea ke banyak negara, banyak negara minta pupuk urea berapapun harga dan biayanya," ujar Sudaryono di Jakarta, Kamis (12/3).

Ket. Foto: Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono — Sumber: istimewa

Seperti dikutip dari Antara, situasi Perang Iran-AS yang sulit ini membuat Indonesia memiliki daya saing. Awalnya pabrik-pabrik pupuk milik Pupuk Indonesia yang sudah tua pelan-pelan akan diganti dengan membangun pabrik pupuk baru, karena pabrik-pabrik tua tersebut tidak efisien dan mahal.

Namun gara-gara perang yang sedang membara di Timur Tengah, banyak negara menginginkan untuk impor pupuk urea berapa pun harga dan biayanya sehingga membuat pabrik-pabrik pupuk yang sudah tua tersebut dapat berproduksi lagi.

"Sehingga ini jadi peluang (opportunity) yang tadinya pabrik pupuk kita yang tua yang tadinya istilahnya kita pelan-pelan mau ganti, sementara ini kita bisa produksi lagi karena banyak negara meminta. Ini sekarang satu kesempatan di tengah krisis ini industri pupuk kita Insya Allah ada geliatnya," kata Sudaryono.

Sebagai informasi, PT Pupuk Indonesia (Persero) merupakan produsen urea terbesar di kawasan Asia Pasifik, Timur Tengah, dan Afrika Utara. Dengan kapasitas produksi yang kuat tersebut, BUMN tersebut memiliki kemampuan untuk menjaga pasokan pupuk tetap optimal bagi petani Indonesia.

Pupuk Indonesia memastikan pasokan pupuk nasional tetap terjaga di tengah gejolak geopolitik yang terjadi di kawasan Timur Tengah.

Sekretaris Perusahaan Pupuk Indonesia Yehezkiel Adiperwira mengatakan perusahaan memiliki kapasitas produksi dan cadangan stok bahan baku yang memadai untuk menjaga keberlanjutan pasokan pupuk bagi petani.

Ia menyebut saat ini kapasitas produksi Pupuk Indonesia Grup mencapai 14,5 juta ton per tahun untuk berbagai jenis pupuk.

Khusus untuk pupuk urea, ia mengatakan kapasitas produksi Pupuk Indonesia bahkan mampu memenuhi seluruh kebutuhan domestik.

Secara fundamental, produksi urea nasional juga memiliki tingkat kemandirian yang terjaga, karena bahan baku utamanya berupa gas bumi dapat dipenuhi dari domestik dengan pasokan dan harga yang sudah diatur oleh Pemerintah, lanjutnya.

Redaktur: Andes Tanjung

Penulis: Eko S, Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini, Selocahyo Basoeki Utomo S

Berita Terbaru

Tradisi Pasar Jajan, Kearifan Lokal Pekalongan Cermin Semangat Gotong Royong

Rantai Makanan Rusak, Harimau Terancam Masuk Permukiman dan Kehilangan Mangsa

Fantastis! Ribuan Robot Humanoid Bakal Adu Kemampuan di World Humanoid Robot Games

Piala Super Jerman Jatuh ke Tangan Muenchen

Hati-hati! Sindikat Pemalsuan Uang di Tangsel Hendak Edarkan ke Bank, Ini Modusnya

UMKM Tegal Punya Harapan Baru, OJK Perkuat Akses Pembiayaan

Awal yang Baik bagi Madrid Bersama Mourinho Usai Tundukkan Espanyol

Program-program Unggulan Gorontalo akan Menuju Laut

Banjarmasin 5 Abad, Festival Tari Jadi Cara Rawat Tradisi Banjar

NU Menegaskan akan Menolak Penggunaan Uang dalam Muktamar. Politik Uang Itu Moral Bobrok

Jangan Tertipu! BP3MI Sulsel Ingatkan Warga Pilih Jalur Resmi Kerja di Luar Negeri

Awal yang Cantik di Periode Kedua, Mourinho bawa Madrid Kalahkan Espanyol 2-1

Lima Mahasiswa UI Bikin Gebrakan di AS, Jadi Satu-satunya Tim S-1 di Program Geosains Dunia

Mandi di Pantai Tuturuga Berujung Petaka, 4 Orang Terseret Ombak

Niat Awal Ingin Inspeksi, GM Pelindo Maumere Justru Berjibaku Selamatkan Korban Gempa Jatuh ke Laut

Hebat Prestasi Mendunia! Lima Mahasiswa UI Tembus Program Geosains di Houston

Jalan Layang Bomang Buka Akses Warga Bojonggede dan Parung Langsung ke Cibinong

Pemkot Pariaman dan KKP Koordinasi Realisasikan Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih

Beras Indonesia Surplus 3,67 Juta Ton, Kok Harga di Daerah Masih Bisa Rp30 Ribu?

Inter Milan Rekrut Curtis Jones dari Liverpool, Kontrak hingga 2031

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.