Iran Isyaratkan Mundur dari Piala Dunia 2026 Akibat Tindakan AS
Kamis, 12 Mar 2026, 08:17 WIBJAKARTA - Pemerintah Iran menyatakan kemungkinan tidak akan mengirimkan tim nasionalnya untuk mengikuti FIFA World Cup 2026 setelah meningkatnya konflik dengan Amerika Serikat. Pernyataan tersebut muncul setelah pemimpin tertinggi Iran Ali Khamenei dilaporkan tewas dalam perang yang sedang berlangsung antara kedua negara.
Menteri Olahraga dan Pemuda Iran Ahmad Donyamali mengatakan kondisi keamanan membuat partisipasi Iran dalam turnamen sepak bola terbesar di dunia itu menjadi sulit. Ia menilai para pemain tim nasional Iran tidak akan aman jika harus bertanding di Amerika Serikat.
"Karena tindakan jahat yang telah mereka lakukan terhadap Iran, mereka telah memicu dua perang terhadap kami hanya dalam waktu delapan atau sembilan bulan dan telah membunuh serta memartir ribuan rakyat kami, jelas tidak mungkin bagi kami untuk ikut serta dalam Piala Dunia," kata Ahmad Donyamali dalam wawancara dengan televisi pemerintah Iran.
Dalam jadwal pertandingan fase grup, Iran dijadwalkan memainkan beberapa laga di Amerika Serikat. Salah satunya di stadion SoFi Stadium di kawasan Inglewood, California.
Iran direncanakan menghadapi Tim nasional sepak bola Selandia Baru pada 15 Juni. Pertandingan berikutnya dijadwalkan melawan Tim nasional sepak bola Belgia pada 21 Juni sebelum menutup fase grup menghadapi Tim nasional sepak bola Mesir di Seattle pada 26 Juni.
Turnamen FIFA World Cup 2026 sendiri akan digelar pada 11 Juni hingga 19 Juli di tiga negara tuan rumah. Ketiga negara tersebut adalah Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Meski demikian, FIFA menyatakan mereka masih memperkirakan tim nasional Iran tetap dapat datang ke Amerika Serikat untuk mengikuti turnamen tersebut. Pernyataan itu disampaikan setelah muncul spekulasi mengenai kemungkinan absennya Iran dari kompetisi.
Sementara itu Presiden Amerika Serikat Donald Trump menanggapi isu tersebut dengan santai. Ia menyatakan tidak mempermasalahkan apakah Iran akan ikut serta atau tidak dalam turnamen tersebut.
"Saya benar-benar tidak peduli," kata Donald Trump ketika ditanya mengenai kemungkinan partisipasi Iran dalam turnamen yang diikuti 48 negara tersebut.
Presiden FIFA Gianni Infantino mengatakan pihaknya telah bertemu dengan Donald Trump untuk membahas kesiapan penyelenggaraan turnamen. Dalam pertemuan tersebut ia juga menerima jaminan bahwa Iran tetap diizinkan datang ke Amerika Serikat.
Infantino menyampaikan diskusi tersebut dilakukan untuk memastikan persiapan turnamen berjalan lancar. Ia menilai komunikasi dengan pemerintah Amerika Serikat penting untuk memastikan semua tim peserta dapat berpartisipasi tanpa hambatan.
Turnamen FIFA World Cup 2026 sendiri akan menjadi edisi pertama yang diikuti oleh 48 negara peserta. Kompetisi ini juga diperkirakan menjadi salah satu ajang olahraga terbesar dalam sejarah dengan pertandingan yang digelar di berbagai kota di Amerika Utara.
- Donald Trump
- Iran
- Gianni Infantino
- FIFA
- FIFA World Cup
- FIFA World Cup 2026
- Piala Dunia 2026
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
Aturan Tak Tertulis Berpakaian Anggota Kabinet, Ternyata Trump Tidak Menyukai Sepatu Coklat
-
Panama vs Kroasia: Modric dan Kawan-kawan Bidik Kebangkitan untuk Amankan Posisi Tiga Besar
-
Skotlandia vs Maroko: Pertandingan Sengit Demi Tiket Babak Gugur Piala Dunia 2026
-
Uruguay Tertahan Perlawanan Gigih Arab Saudi, Persaingan Grup H Piala Dunia 2026 Makin Terbuka
-
Ancelotti Bawa Harapan Baru, Brasil Uji Kekuatan Maroko di Laga Perdana Piala Dunia 2026
-
AS dan Iran Tandatangani MoU, Lalu Lintas Selat Hormuz Dibuka
-
Kaleng Edisi Khusus Coca-Cola Indonesia Ajak Masyarakat Rayakan FIFA World Cup 2026
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.