Jepang Tempatkan Misil Pertahanan Lebih Dekat ke Tiongkok

Rabu, 11 Mar 2026, 02:39 WIB

TOKYO – Jepang akan menempatkan sejumlah misil jarak jauh untuk serangan balasan di wilayah barat daya dekat Tiongkok pada akhir Maret. Hal itu diutarakan para pejabat dari Tokyo pada Senin (9/3).

Kepala Sekretaris Kabinet Minoru Kihara mengatakan dalam sebuah pengarahan rutin bahwa Pasukan Bela Diri Darat berencana untuk menempatkan misil permukaan-ke-kapal Tipe 12 miliknya, dengan jangkauan yang dilaporkan mencapai 1.000 km, di Kumamoto, wilayah Kyushu.

Ket. Foto: Sebuah truk yang diduga membawa bagian dari sistem misil jarak jauh tiba di sebuah pangkalan militer di Kota Kumamoto pada Senin (9/3). Sistem misil Jepang ini ditempatkan di wilayah yang dekat dengan Tiongkok. — Sumber: AFP/JIJI PRESS

“Saya telah diberitahu bahwa setelah persiapan yang diperlukan selesai dilakukan, Kementerian Pertahanan akan memberi pengarahan kepada penduduk setempat tentang langkah tersebut,” kata Kihara.

Jepang berupaya memperkuat kapasitas militernya seiring dengan meningkatnya aktivitas Angkatan Laut Tiongkok di Laut Tiongkok Timur. Saat ini mereka ingin mempertahankan kemampuan serangan balasan dan menggunakan misil untuk menyerang pangkalan musuh jika Jepang diserang secara langsung.

Media lokal melaporkan bahwa pasukan darat Jepang telah mengirimkan peluncur misil ke Kumamoto semalaman tanpa pemberitahuan terlebih dahulu kepada masyarakat setempat, yang memicu puluhan penentang untuk melakukan protes di depan pangkalan militer setempat. Para kritikus menyatakan bahwa langkah penempatan misil-misil itu dapat membuat daerah tersebut menjadi sasaran serangan musuh.

Isu Taiwan

Hubungan Jepang dengan Beijing dengan cepat memburuk setelah Perdana Menteri Sanae Takaichi pada bulan November lalu mengisyaratkan bahwa Tokyo bisa melakukan intervensi militer dalam setiap serangan terhadap Taiwan.

Tiongkok memandang Taiwan sebagai wilayahnya dan tidak mengesampingkan kemungkinan merebutnya dengan kekerasan.

Sejak pernyataan PM Takaichi, Beijing telah memberikan tekanan ekonomi pada Tokyo dan melarang warga negara Tiongkok untuk mengunjungi Jepang.

Pada Senin, Tiongkok mengecam kunjungan akhir pekan dari PM Taiwan, Cho Jung-tai, ke Tokyo di mana ia ke Jepang menyaksikan pertandingan bisbol dan Jepang mengatakan bahwa selama kunjungan PM Cho, ia sama sekali tidak melakukan kontak dengan pejabat pemerintah.

Kunjungan Cho merupakan kunjungan pertama PMi Taiwan yang sedang menjabat ke Jepang sejak tahun 1972, kecuali kunjungan singkat yang terpaksa dilakukan Yu Shyi-kun pada tahun 2004 akibat topan, demikian disampaikan Kementerian Luar Negeri Jepang kepada AFP.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Guo Jiakun, mengatakan bahwa Cho memiliki niat jahat, secara diam-diam dan sembunyi-sembunyi pergi ke Jepang untuk melakukan tindakan provokatif separatis yang picik.

“Tindakan curang dan tipu daya semacam itu sangat tercela,” kata Guo. “Toleransi Jepang terhadap provokasi dan perilaku sembrono pasti akan berpihak pada pihak tertentu, dan semua konsekuensi yang timbul dari hal ini harus ditanggung oleh Jepang,” tegas dia. AFP/I-1

  • sanae takaichi

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: AFP

Berita Terbaru

BMKG Prakirakan Cuaca Sebagian Besar Daerah di Wilayah Indonesia Cerah hingga Berawan Tebal

Jangan Biarkan Karhutla Meluas! KSP Minta Penanganan Cepat dan Tegas

NBA Rilis Jadwal Musim 2026-27, Laga Ulangan Final dan Reuni Para Bintang Jadi Sorotan

BMKG Beberkan Cuaca Hari Ini, Mayoritas Wilayah Diprediksi Cerah hingga Berawan

Butter Baby Hadirkan Klepon Donut, Jajanan Tradisional Indonesia dalam Semangat Kemerdekaan.

Calon Penumpang Tak Sabara Tunggu Operasi LRT dari Kelapa Gading ke Manggarai Mulai Besok

Manchester United Bersaing dengan Aston Villa dan Benfica untuk Boyong Alejandro Balde

Utang Whoosh Rp116 Triliun Disorot, Pemerintah Diminta Uji Risiko APBN

Busyet… 150 Roda Dua Dikandangkan dari Balap Liar di Jambi

Pelatih Mengeklaim, Tim Panahan Masih Bisa Bersaing di Asian Games Jepang

Jaga Elang Jawa, PGE Raih Penghargaan dari Kementerian Kehutanan di HKAN 2026.

Asean Mulai Kerepotan dengan Asap Eksporan Indonesia, tapi Rikuh

Kabut Asap Karhutla Jadi Pembunuh Diam-Diam, Pakar Ungkap Bahayanya

Liverpool Didesak Datangkan Gelandang Bertahan, Ini Jawaban Iraola

Asap Karhutla Makin Pekat, Penderita Asma Diminta Waspadai Serangan Akut

Misteri Ketidakhadiran Menhut dan Menteri LH di Rakor Karhutla Akhirnya Terjawab, Simak Alasannya

Liga Inggris, Fulham Tak Mampu Menyamai Chelsea

Kemnaker Paparkan Langkah Konkret Indonesia Hadapi Perubahan Dunia Kerja di Forum ASEAN

Fiorentina Tanpa Ampun Dibantai AS Roma 0-4

Karhutla Jadi Ancaman Serius, Menteri LH Minta Warga Waspada dan Patuhi Pemda

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.