City “Pede”Kunjungi Madrid
Rabu, 11 Mar 2026, 07:22 WIBMADRID - Pertarungan dua klub raksasa Eropa kembali tersaji ketika Real Madrid menjamu Manchester City dalam laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions di Stadion Santiago Bernabeu, Kamis (12/3) dini hari WIB. Laga ini menandai pertemuan ke-16 kedua klub dalam sejarah kompetisi ini, sekaligus menjadi duel pertama yang berlangsung di fase gugur selama lima musim terakhir.
Bagi Madrid, musim ini menjadi misi besar untuk memperpanjang rekor gelar Eropa mereka menjadi yang ke-16. Namun perjalanan menuju fase gugur tidak berjalan mulus. Los Blancos hanya finis di peringkat kesembilan fase liga, satu tingkat dan satu poin di bawah City, setelah menelan tiga kekalahan dalam lima laga terakhir.
Kekalahan 2-4 dari Benfica pada pertandingan kedelapan membuat Madrid harus melewati babak play-off. Meski demikian, tim asuhan Alvaro Arbeloa mampu membalas dengan kemenangan agregat 3-1 atas klub Portugal tersebut dan memastikan tempat di babak 16 besar. Keberhasilan itu memperpanjang catatan Madrid yang selalu lolos ke fase ini selama 23 musim berturut-turut sejak format tersebut diperkenalkan pada musim 2003â2004.
Di kompetisi domestik, performa Madrid masih naik turun. Setelah secara mengejutkan kalah 0-1 dari Getafe, mereka bangkit dengan kemenangan dramatis 2-1 atas Celta Vigo akhir pekan lalu. Gol kemenangan pada menit ke-95 yang dicetak kapten Federico Valverde menjaga peluang Madrid dalam perburuan gelar La Liga, meski masih terpaut empat poin dari pemuncak klasemen, Barcelona.
Bermain di Bernabeu seharusnya menjadi keuntungan bagi Madrid. Mereka memenangi empat dari lima laga kandang Liga Champions musim ini dengan total 12 gol. Namun satu-satunya kekalahan terjadi justru saat menghadapi City di fase liga Desember lalu, ketika gol Erling Haaland dan Nico OâReilly membawa tim Inggris menang 2-1.
Meski memiliki sejarah gemilang di kandang, hanya tiga kali kalah dari 25 laga terakhir Liga Champions, Madrid sedang mengalami tren kurang baik melawan klub Inggris dengan empat kekalahan beruntun di kompetisi UEFA. Meski demikian, pengalaman berbicara. Mereka menang 13 dari 15 laga babak 16 besar terakhir di Liga Champions.
Di sisi lain, Manchester City datang dengan modal yang lebih stabil. Tim asuhan Pep Guardiola mengumpulkan 16 poin dari delapan pertandingan fase liga dan langsung melaju ke babak 16 besar tanpa melalui play-off. Selain menang di Bernabeu, City juga menundukkan Napoli, Villarreal, Borussia Dortmund, dan Galatasaray.
Sejak kemenangan terakhir mereka di fase liga akhir Januari lalu, City memainkan sembilan pertandingan domestik dengan tujuh kemenangan dan dua hasil imbang. Meski sempat tertahan 2-2 oleh Nottingham Forest di Liga Inggris, mereka segera bangkit dengan kemenangan 3-1 atas Newcastle United di putaran kelima Piala FA.
Bagi Guardiola, pertandingan ini juga memiliki arti khusus karena menjadi laga ke-190-nya di Liga Champions sebagai pelatih, menyamai catatan legenda Manchester United, Sir Alex Ferguson.
Pemain Cedera
Namun situasi Madrid menjelang pertandingan tidak ideal. Sejumlah pemain kunci dipastikan absen akibat cedera, termasuk Kylian Mbappe, Jude Bellingham, dan Rodrygo. Di lini belakang, Eder Militao dan Alvaro Carreras juga menepi. David Alaba masih diragukan tampil.
Situasi ini membuat City datang sebagai favorit. Skuad mereka hampir lengkap dengan kembalinya gelandang kunci Rodri setelah pulih dari cedera panjang. Meski demikian, Madrid masih memiliki senjata utama dalam diri Vinicius Junior. Winger asal Brasil itu kembali menemukan performa terbaiknya dan menjadi harapan terbesar tuan rumah untuk menembus pertahanan City.
Arbeloa pun menegaskan tim asuhannya tidak akan menyerah meski berada dalam tekanan. âTujuan kami sederhana: memenangkan pertandingan. Itulah yang selalu diperjuangkan Real Madrid,â ujar Arbeloa.
Dia juga meminta dukungan penuh suporter di Bernabeu. âKami membutuhkan mereka. Ini malam Liga Champions melawan salah satu klub terbaik di dunia. Bermain di kandang, kami jauh lebih kuat ketika para penggemar berada di pihak kami.â
Dengan sejarah panjang laga yang selalu berlangsung sengit, masing-masing mencatat lima kemenangan dan lima hasil imbang dari 15 pertemuan, pertandingan di Bernabeu kembali menjanjikan drama khas Liga Champions.
Meski kali ini Madrid menatap laga dengan rasa percaya diri yang lebih rendah dibandingkan pertemuan-pertemuan sebelumnya, mental juara mereka tetap menjadi faktor yang tidak boleh diremehkan.
âReal Madrid adalah tentang bertarung sampai akhir, percaya, dan tidak pernah menyerah. Kami masih bisa bermain lebih baik, tetapi karakter yang kami tunjukkan harus menjadi titik balik,â tandas Arbeloa. ben/AFP/G-1
Perkiraan Formasi ν
Real Madrid 4-3-1-2
Courtois
Alexander-Arnold, Asencio, Rudiger, Carreras
Valverde, Tchouameni, Camavinga
Guler
G. Garcia, Vinicius Jr
Manchester City 4-3-3
Donnarumma
Nunes, Dias, Guehi, Ait-Nouri
Bernardo, Rodri, OâReilly
Semenyo, Haaland, Marmoush
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Liga Inggris: Arsenal Berpeluang Perlebar Jarak dari Manchester City di Puncak Klasemen
-
Allegri Redam Isu Latih Timnas Italia, Fokus Bawa Milan ke Liga Champions
-
Lewat Program HERPower dan Shariah First, Maybank Indonesia Perkuat Ekosistem UKM Nasional
-
Ribuan Umat Memenuhi Istiqlal, Wapres Hadir Bersama Keluarga
-
Manchester City Hantam Arsenal 2-0 untuk Juarai Piala Liga Inggris
-
Diburu Madrid dan Bayern, Josko Gvardiol Dipagari Kontrak Baru oleh Manchester City
-
Guardiola Yakin Marmoush Punya Peran Penting dalam Perburuan Gelar Manchester City
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.